alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Waduh! Sungai Terpanjang di Jawa Tercemar Mikroplastik, Apa Itu?

Ronald Seger Prabowo Selasa, 02 Februari 2021 | 12:32 WIB

Waduh! Sungai Terpanjang di Jawa Tercemar Mikroplastik, Apa Itu?
Aliran Sungai Bengawan Solo sudah tercemari mikroplastik. [UIN Sunan Ampel Surabaya/dok]

Kelimpahan mikroplastik terdapat pada segmen hulu yakni Sungai Samin, Sungai Tempuran Jebres, Sungai Perbatasan Sukoharjo, dan dua titik pada outlet Waduk Gajah Mungkur (WGM).

SuaraSurakarta.id - Pencemaran bukan hal baru bagi Sungai Bengawan Solo. Berbagai limbah pabrik, bangkai binatang, hingga ilmbah perumahan bak hantu yang terus membayangi sungai terpanjang di Pulau Jawa tersebut.

Bahkan saat ini, Sungai Bengawan Solo juga tercemar mikroplastik dan logam berat. Dilansir Solopos.com--jaringan Suara.com, Kelimpahan mikroplastik terdapat pada segmen hulu yakni Sungai Samin, Sungai Tempuran Jebres, Sungai Perbatasan Sukoharjo, dan dua titik pada outlet Waduk Gajah Mungkur (WGM) Wonogiri.

Dari titik itu ditemukan kelimpahan mikroplastik 51 partikel per 100 liter air. Hal tersebut merupakan hasil penelitian mahasiswa semester V Biologi Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Muhammad Yusron dan Muhammad Asroul Jaza.Temuan lain menunjukkan Bengawan Solo di Sungai Samin tercemar logam berat khrom, kadmium, dan timbal, serta senyawa kimia berbahaya khlorin dan nitrit.

“Kondisi ini sangat mengancam perikanan Sungai Bengawan Solo, khususnya Jawa Timur yang banyak menggunakan air Bengawan Solo untuk perikanan budidaya tambak,” kata Yusron kepada Solopos.com, Senin (1/2/2021).

Baca Juga: Mengenal Komunitas Muslim Berkuda di Solo

Selain mengancam perikananan, pencemaran juga berdampak pada kesehatan manusia. Karena sifat mikroplastik mempunyai ikatan terbuka sehingga akan mudah mengikat logam berat.

Mikroplastik yang ada di Sungai Bengawan Solo akan berfungsi sebagai media yang mengangkut logam berat ke dalam sistem metabolisme biota air yang akhirnya dikonsumsi manusia.

Tidak adanya pengendalian pencemaran sungai terpanjang Pulau Jawa itu akan membawa ancaman serius bagi lingkungan dan kelangsungan hidup manusia sepanjang sungai.

Berdasarkan penelitian, Sungai Bengawan Solo tercemar dengan kelimpahan mikroplastik tertinggi terdapat pada sungai perbatasan Sukoharjo mencapai 17 partikel/100 liter. Jenis mikroplastik dominan fiber berada pada Kali Samin dan Kali Tempuran Jebres.

Tingginya jenis fiber pada ketiga lokasi ini berasal dari limbah garmen (tekstil) dan rumah tangga khususnya serat pakaian sintetis limbah laundry.

Baca Juga: Sungai Bengawan Solo Tercemar Mikroplastik, Warga Gresik Terancam Keracunan

Dengan pembuangan sampah plastik pada sepanjang DAS Bengawan Solo, terjadi peningkatan kelimpahan pada wilayah perkotaan daripada wilayah WGM Wonogiri.
Mengandung Polimer

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait