Tinjau Talud Longsor di Nusukan, Respati Ardi Minta Penanganan Komprehensif

Wali Kota Solo tinjau longsor di Nusukan. Minta penanganan cepat & komprehensif, perkuat mitigasi, & ajak warga jaga kebersihan lingkungan.

Ronald Seger Prabowo
Selasa, 13 Januari 2026 | 18:52 WIB
Tinjau Talud Longsor di Nusukan, Respati Ardi Minta Penanganan Komprehensif
Wali Kota Solo, Respati Ardi, meninjau langsung talud longsor di RT 5 RW 24, Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Selasa (13/1/2026). [Dok Pemkot Solo]
Baca 10 detik
  • Wali Kota Solo Respati Ardi meninjau langsung talud longsor di Kelurahan Nusukan pada Selasa (13/1/2026) bersama beberapa dinas terkait.
  • Respati meminta penanganan komprehensif terhadap longsor dan menekankan mitigasi risiko di wilayah rawan bencana akibat curah hujan tinggi.
  • Pemkot Solo menargetkan pengerjaan revitalisasi talud longsor dimulai pekan depan setelah proses asesmen dan koordinasi antar dinas selesai.

SuaraSurakarta.id - Wali Kota Solo, Respati Ardi, meninjau langsung talud longsor di RT 5 RW 24, Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Selasa (13/1/2026).

Respati datang bersama Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Solo, Nico Agus, Kapolsek Banjarsari Kompol Harno, Lurah Nusukan Arik, serta perwakilan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Setibanya di lokasi, Respati memeriksa sejumlah hal, termasuk penyebab dan dampak terjadinya longsor. Ia kemudian meminta dinas terkait agar penanganan dilakukan secara komprehensif.

“Kami merespons aduan warga terkait adanya tanah yang mengalami longsor dan cukup mengkhawatirkan. Karena itu, kami bergerak cepat untuk menyelesaikannya agar tidak menimbulkan korban maupun dampak yang lebih besar,” kata Respati di sela-sela peninjauan.

Baca Juga:Dualisme Raja Jadi Biang Kerok, Pemkot Masih Tahan Dana Hibah 2026 untuk Keraton Solo

Untuk mengantisipasi kejadian serupa yang berpotensi berakibat fatal, Respati juga menekankan kepada instansi berwenang agar segera melakukan penanganan di wilayah-wilayah rawan bencana. Ia berharap langkah tindak lanjut tersebut dapat meminimalkan dan mencegah dampak cuaca ekstrem.

“Pada kondisi cuaca yang menantang dengan curah hujan tinggi di awal tahun, mitigasi risiko perlu diperkuat, terutama di kawasan sungai yang rawan longsor,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Respati juga mengajak warga untuk menjaga kebersihan lingkungan sebagai upaya mencegah sumbatan aliran air yang dapat menyebabkan genangan. Menurutnya, sampah kerap menjadi pemicu banjir dan bencana alam lainnya.

“Kami mengajak seluruh warga untuk bersama-sama mencegah terjadinya genangan dan banjir yang tidak diinginkan. Dari hasil peninjauan tadi, masih ditemukan sampah yang dibuang ke sungai. Ini perlu gerakan bersama untuk membersihkan lingkungan agar tidak terjadi sumbatan,” bebernya.

Selain meninjau talud longsor, Respati juga berdialog dengan warga untuk mengetahui kebutuhan yang perlu ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Solo. Ia berharap melalui pertemuan tersebut, aspirasi masyarakat dapat segera terfasilitasi.

Baca Juga:7 Fakta Kasus Flare yang Membuat Laga Persis Solo Chaos, Dinyalakan di Hadapan Jokowi?

“Kami juga menyerap aspirasi warga. Di antaranya, warga berharap dapat kembali memanfaatkan lapangan serta perbaikan infrastruktur jalan yang akan kami selesaikan tahun ini, termasuk di wilayah Cengklik. Intinya, kami akan terus berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat dengan cepat agar benar-benar terfasilitasi,” ujarnya.

Kepala Dinas Perumahan, dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (Disperkimtan) Kota Surakarta, Nico Agus Putranto, memastikan penanganan longsor akan segera dilakukan. Saat ini, proses tindak lanjut masih dalam tahap asesmen, dan pengerjaan ditargetkan dimulai pekan depan.

“Kami dari Disperkim, berdasarkan hasil asesmen BPBD, akan menyusun rekomendasi dan berkoordinasi dengan DPUPR. Revitalisasi talud yang longsor akan segera dilaksanakan. Targetnya, perencanaan selesai hari ini dan pelaksanaan dimulai pekan depan,” imbuhnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak