SuaraSurakarta.id - Kantor Kejari Karanganyar mendadak 'dikepung' puluhan karangan bunga, Senin (9/9/2024).
Total 25 karangan bunga itu datang dariratusan warga Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, dan elemen masyarakat.
Puluhan karangan bunga ini, ditata dengan rapi di depan Kantor Kejari yang berada di Jalan Lawu Karanganyar Kota itu.
Karangan bunga ini, sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja Kejari Karanganyar, dalam penanganan kasus korupsi BUMDes Berjo, yang dilakukan oleh tersangka Agung Sutrisno.
Baca Juga:Dilanda Kemarau Panjang, Warga Karanganyar Diwanti-wanti Soal Penggunaan Air, Ini Penyebabnya
Melansir Jatengnews.id--jaringan Suara.com, Sularno, warga Berjo yang juga Direktur BUMDes baru, kepada sejumlah wartawan, mengatakan pemberian karangan bunga ini merupakan inisiatif warga.
Menurut Sularno, warga Desa Berjo, memberikan apresiasi terhadap kinerja Kejari yang telah bekerja dengan baik dalam menangani kasus dugaan penyalahgunaan dana BUMDes Berjo.
"Sebagai warga kami bangga dengan kinerja Kejaksaan. Kasus yang dilaporkan pada bulan Februari lalu, dengan cepat mendapat respon Kejaksaan dan berhasil mengungkap kasus ini, dan menetapkan Agung Sutrisno sebagai tersangka," ujarnya.
Hal yang sama dikatakan perwakilan warga Desa Berjo, Agil Sugiman. Dikatakannya, selama ini, warga telah berjuang untuk mencari keadilan atas pengelolaan BUNDes Berjo.
Dijelaskannya, pengelolaan objek wisata yang dikelola, hanya menguntungkan pribadi dan oknum tertentu.
Baca Juga:Pemkab Karanganyar Mendadak Keluarkan SE Soal Megathrust, Ada Apa?
"Kami bersyukur Kejaksaan dapat mengungkap kasus ini dengan menangkap Agung Sutrisno sebagai tersangka kasus korupsi pengelolaan dana BUMDes Berjo. Kami berharap, agar pengurus baru, dapat mengelola BUMDes Berjo dengan baik, sehingga memberi kemanfaatan kepada warga," tandasnya.