Sejarah Raja Mangkunegara IV, Sosok Raja Modernis yang Peduli Budaya Jawa

Raja Mangkunegara IV yang mana semasa hidup dirinya selalu peduli terhadap kesejahteraan, pertanian dan kebudayaan.

Ronald Seger Prabowo
Rabu, 29 November 2023 | 18:39 WIB
Sejarah Raja Mangkunegara IV, Sosok Raja Modernis yang Peduli Budaya Jawa
Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Mangkunegara IV, atau yang lebih dikenal dengan Mangkunegara IV, adalah raja keempat dari Kadipaten Mangkunegaran di Surakarta. [Puromangkunegaran.com]

SuaraSurakarta.id - Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Mangkunegara IV, atau yang lebih dikenal dengan Mangkunegara IV, adalah raja keempat dari Kadipaten Mangkunegaran di Surakarta.

Selama memerintah dirinya dikenal sebagai raja modernis dan peduli dengan kebudayaan Jawa.  Raja yang baik selalu memperhatikan segala aspek mulai dari kesejahteraan hingga kebudayaan.

Hal tersebut tercermin dalam sosok Raja Mangkunegara IV yang mana semasa hidup dirinya selalu peduli terhadap kesejahteraan, pertanian dan kebudayaan.

Kiranya sangat menarik untuk mengetahui lebih lanjut profil ataupun kisah perjalanan Raja Mangkunegara, dengan harapan kita bisa mengambil pelajaran yang dirinya lakukan semasa hidup.

Baca Juga:Mengenal Raja Mangkunegara I, Pendiri Pura Mangkunegara Solo

Profil Raja Mangkunegara IV

Mangkunegara IV lahir pada tanggal 3 Maret 1811 dengan nama Raden Mas Sudira. Ia adalah putra ketujuh dari Kanjeng Pangeran Harya Hadiwijaya I dan Bandara Raden Ajeng Sekeli, putri dari Mangkunegara II. Mangkunegara IV menerima pendidikan yang luas, termasuk dalam bidang sastra Jawa, studi Islam, dan bahasa asing.

Pada tahun 1839, pamannya, Mangkunegara III, meninggal dunia tanpa meninggalkan ahli waris laki-laki. Alhasil Mangkunegara IV, yang saat itu dikenal dengan nama KPH Gandakusuma, naik takhta.

Selama masa pemerintahannya, Mangkunegara IV menorehkan berbagai pencapaian dan kontribusi, antara lain  melindungi seni dan budaya Jawa. Caranya mendirikan Museum Mangkunegaran, yang menyimpan koleksi benda-benda bersejarah, naskah, dan alat musik Jawa yang luas. 

Serta mendukung seni pertunjukan tradisional Jawa, seperti gamelan, tari, dan teater.  Mangkunegara IV menyadari pentingnya pendidikan. Oleh karenanya dirinya mendirikan sekolah-sekolah di seluruh Kadipaten Mangkunegaran.

Baca Juga:Mengintip Pura Mangkunegaran, hingga Tempat Terlarang yang Hanya Boleh Dikunjungi Keluarga Keraton

Dia juga mendorong penerjemahan karya klasik Jawa ke dalam bahasa Melayu dan Belanda, sehingga karya-karya tersebut dapat diakses oleh lebih banyak orang. 

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak