Mantab! Mendikbudristek dan Menlu Serahkan Sertifikat Gamelan Sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO ke-14 Pemprov

Mahambara Gamelan Nusantara, Gamelan Indonesia untuk Dunia menjadi tema peristiwa selebrasi penyerahan sertifikat gamelan sebagai warisan budaya takbenda UNESCO.

Ronald Seger Prabowo
Selasa, 13 September 2022 | 23:06 WIB
Mantab! Mendikbudristek dan Menlu Serahkan Sertifikat Gamelan Sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO ke-14 Pemprov
Mendikbudristek dan Menlu Serahkan Sertifikat Gamelan sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO ke-14 Pemprov. [dok]

Sebelumnya Pantun sebagai multinasional nominasi bersama dengan Malaysia (2020); Tradisi Pencak Silat (2019); Pinisi, seni membuat perahu di Sulawesi Selatan (2017); Tiga genre tari tradisional di Bali (2015); Noken, tas rajut dan ikat dari Papua (2012); Tari Saman (2011), Angklung (2010); Batik Indonesia (2009), Wayang (2008), dan; Keris Indonesia (2008), serta 1 program terbaik untuk Pelatihan membatik kepada siswa sekolah (2009).

“Rasa bangga dan bahagia atas peristiwa tersebut kami wujudkan dengan menggelar acara Festival Gamelan Nusantara di Solo Jawa Tengah,” tambah Restu.

Dia menjelaskan, Kota Solo dipilih sebagai tempat pelaksanaan karena telah lama membranding dirinya sebagai “rumahnya” gamelan.

Sebagai tempat di mana gamelan tumbuh secara kultural, lekat dengan rumah produksi gamelan, dan eksistesi yang tak berkesudahan mengenai tumbuh kembangnya gamelan.

Baca Juga:50 Tahun Konvensi Warisan Dunia, UNESCO Jakarta dan Citi Indonesia Adakan UNESCO Youth Creative Camp

“Kota Solo menjadi inisiator pengajuan gamelan sebagai warisan budaya takbenda ke UNESCO, maka selayaknya Kota Budaya ini menggelar selebrasi dan menggunakan momen penyerahan sertifikat ini sebagai satu peristiwa sejarah yang akan selalu dikenang pada masa yang akan datang,” urai Restu.

Acara perayaan akan dimeriahkan melalui tiga penampilan Gamelan D’Eselon, Konser Tribute to Rahayu Supanggah, dan Konser Paramagangsa Silang Gaya Nusantara. Konser Tribute to Rahayu Supanggah akan menampilkan enam rangkaian karya sang Maestro seni gamelan yaitu “Amartya”, “Duet”, “Kartini”, “TuturTinutur”, “Escargo”, “Jo dirasakno”, dan “Lintang Rembulan”.

Sementara itu, Konser Paramagangsa menampilkan aneka permainan gamelan gaya: Surakarta, Yogyakarta, Bali, Sunda, Banyuwangi, Blora, Banyumas, Kutai Kartanegara, dan diperkaya dengan sajian musik gaya Minang dan Makassar.

Pertunjukan akan menghadirkan 200 seniman yang mewakili berbagai gaya musikal.

Pertunjukan akan digelar untuk umum di halaman Balai Kota Surakarta. Dapat pula disaksikan melalui live streaming di youtube Budaya Saya dan ISI Surakarta Official.

Baca Juga:Dukung Kebaya Goes to UNESCO, ANTARA Selenggarakan Pameran Foto "Kebaja Saja"

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak