alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kocak! Kaesang Ajak Jan Ethes Ngomong Persis Solo Liga 1 Harga Mati

Budi Arista Romadhoni Minggu, 06 Juni 2021 | 09:49 WIB

Kocak! Kaesang Ajak Jan Ethes Ngomong Persis Solo Liga 1 Harga Mati
Tangkapan layar Kaesang Pangarep dan Jan Ethes menonton pertandingan uji coba Persis Solo dan Bhayangkara Solo FC. [Instagram/@kaesangp]

Kaesang Pangarep meminta Jan Ethes untuk mendukung Persis Solo

SuaraSurakarta.id - Direktur Utama Persis Solo Kaesang Pangarep mengajak putra Wali Kota Solo, Gibran Rangkabuming Raka, Jan Ethes Srinarendra untuk ikut mendukung klub yang berjuluk Laskar Samber Nyawa.

Pada momen laga persahabatan antara Persis Solo dengan Bhayangkara Solo Fc, Kaesang mengajak cucu Presiden Joko Widodo untuk menyaksikan laga tersebut di stadion Universitas Sebelas Maret.

Hal itu diketahui dari unggahan video diakun instagram pribadi Kaesang, pada Sabtu (05/06/2021). Disela-sela menyaksikan laga persahabatan itu, Kaesang terlihat sedang mengajari Jan Ethes untuk mengucapkan "Liga 1 harga mati"

Setelah Jan Ethes menirukan ucapan tersebut, Kaesang pun kemudian menepuk lengan Jan Ethes sembari mengucapkan kata "mantap-mantap".

Baca Juga: Resmi Berseragam Persis Solo, Eks Bintang Persija Langsung Colek Kaesang

Video berdurasi 8 detik itu pun berhasil menuai perhatian dari warganet. Kebanyakan warganet menyoroti tingkah lucu Jan Ethes yang selama ini sudah jarang menampakkan diri ke publik.

"Gemesin cucu Pak Jokowi ini!," kata akun @plant_hobbies.

"Wooww ada ethes,, wes gedhe.. Lama ngga muncul ethes, kange e," ucap akun @gandhi_wondan.

"Duh, si ganteng Ethes. Gemes banget deh lihat kamu," ujar akun @08selvie.

"Jan Ethes ganteng bgt mirip mamam Silvy yg cantik jelita," sahut akun @lulurwajahjkt.

Baca Juga: Mimpi Besar Heri Susanto Bersama Persis Solo

Perlu diketahui semenjak dipegang Putra Sulung Presiden Jowo Widodo, Kaesang Pangarep, Persis Solo begitu jor-joran dalam membeli pemain. Hal itu tak terlepas dari target tinggi untuk menjadi juara di Liga 2, untuk kemudian promosi ke kasta tertinggi di Liga Indonesia.

Baca Juga

Berita Terkait