Generasi Muda Jadi Penerus Tongkat Estafet Semangat Bertoleransi di Kota Solo

Zain berharap generasi muda termasuk mahasiswa bisa menularkan virus toleransi kepada masyarakat maupun keluarga.

Ronald Seger Prabowo
Sabtu, 26 Oktober 2024 | 13:07 WIB
Generasi Muda Jadi Penerus Tongkat Estafet Semangat Bertoleransi di Kota Solo
Seminar Talkshow DPD LDII Kota Surakarta dengan tema 'Generasi Muda Surakarta Bertoleransi' di Balaikota Surakarta, Jumat (25/10/2024) malam. [Suara.com/dok]

SuaraSurakarta.id - Generasi muda memiliki peranan yang sangat strategis dalam menyebarkan nilai-nilai toleransi dan kerukunan. Mereka juga dinilai sebai aktor strategis yang dapat mendorong dan merawat toleransi.

Hal tersebut diungkapkan Ketua DPD LDII Kota Surakarta, Muhammad Zain dalam Seminar Talkshow DPD LDII Kota Surakarta dengan tema 'Generasi Muda Surakarta Bertoleransi' di Balaikota Surakarta, Jumat (25/10/2024) malam.

"Generasi muda menjadi penerus dan pemegang tongkat estafet untuk menjaga semangat bertoleransi di Kota Solo." kata dia.

Sebagai informasi, seminar yang dihadiri ratusan mahasiswa itu mendatangkan sejumlah tokoh sebagai pembicara, yakni Muhammad Mashuri (Ketua FKUB Kota Surakarta), Ferry Septha Indrianto (Ketua Kadin Kota Surakarta), Ahmad Ulin Nur Hafsun (Kepala Kanwil Kemenag Kota Surakarta) dan Khusnan Hidayat (Dewan Pembuna LDII Kota Surakarta).

Baca Juga:Mengungkap Isi Pertemuan Jokowi dengan Menteri UEA, Bikin Kota Solo Makin Maju?

Zain memaparkan, meski lingkup Kota Solo kecil hanya terdiri dari lima kecamatan, namun keberagaman di wilayah ini cukup lengkap. Menurutnya, semua agama dan aliran kepercayaan ada di Kota Solo dan semuanya hidup rukun.

"Maka kita sebagai warga negara yang baik dan masyarakat yang baik, wajib mewujudkan toleransi satu sama lain. Karena dari perbedaan itu yang kita cari adalah persamaan. Sama-sama warga Indonesia dan memegang dasar negara UUD 1945 serta pancasila," jelas dia.

Untuk itu, Zain berharap generasi muda termasuk mahasiswa bisa menularkan virus toleransi kepada masyarakat maupun keluarga.

"Sehingga Kota Solo ini terwujud toleransi yang tinggi," ucap Zain.

Sementara Ahmad Ulin Nur Hafsun menekankan pentingnya empat sikap untuk mewujudkan toleransi antarumat beragama. Pertama toleran, lalu anti kekerasan, memupuk komitmen kebangsaan serta menghormati nilai-nilai kearifan lokal.

Baca Juga:Santai Partai Gelora Mundur dari Koalisi Respati-Astrid, Demokrat: Kami Solid!

"Dengan empat sikap ini, harmoni dan toleransi di Kota Solo akan mudah tercipta," paparnya. (Ronald Seger Prabowo)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak