Resmikan Tiga Bangunan SD Negeri Solo, Respati Ardi Dorong Pendidikan Inklusif

Wali Kota Solo resmikan 3 SD baru. Fokus tingkatkan kualitas guru, kesejahteraan, dan pendamping disabilitas untuk pendidikan inklusif & merata.

Ronald Seger Prabowo
Jum'at, 30 Januari 2026 | 12:37 WIB
Resmikan Tiga Bangunan SD Negeri Solo, Respati Ardi Dorong Pendidikan Inklusif
Wali Kota Solo, Respati Ardi meresmikan tiga Sekolah Dasar (SD) Negeri Solo, Jumat (30/1/2026). Ketiga SD ini meliputi SD Negeri Sekip, SD Negeri Begalon 1 dan SD Negeri Madyotaman. [Dok Pemkot Solo]
Baca 10 detik
  • Wali Kota Solo meresmikan tiga SD Negeri pada Jumat (30/1/2026) yang merupakan hasil pembangunan konstruksi tahun 2025.
  • Pemerintah Kota Solo mengalokasikan dana APBD untuk peningkatan kualitas pendidikan, khususnya pendamping bagi pelajar disabilitas.
  • Total anggaran Rp43,8 miliar digunakan untuk menyelesaikan 32 paket konstruksi pendidikan dasar dan menengah, kecuali satu masjid SMP 5.

SuaraSurakarta.id - Wali Kota Solo, Respati Ardi meresmikan tiga Sekolah Dasar (SD) Negeri Solo, Jumat (30/1/2026). Ketiga SD ini meliputi SD Negeri Sekip, SD Negeri Begalon 1 dan SD Negeri Madyotaman.

Ketiga SD ini merupakan hasil penyelesaian pembangunan pekerjaan di tahun 2025. Selain meresmikan SD Negeri, Respati juga mengumumkan penyelesaian paket pekerjaan konstruksi untuk bidang PAUD-PNF dan SMP.

“Jadi hari ini tadi meresmikan beberapa sekolah dan menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan sebelumnya di 2025. Dan sarana fasilitas sekolah ini sudah sangat baik sekali,” kata Respati usai peresmian yang digelar di SD Sekip Surakarta.

Untuk mendorong pendidikan Surakarta yang inklusif, Respati akan melakukan peningkatan kualitas tenaga pendidik, kesejahteraan guru serta menambah pendamping untuk pelajar disabilitas. Dia mengatakan pelayanan pendidikan di Kota Bengawan harus merata dan dirasakan oleh semua warga Solo.

Baca Juga:Respati Ardi Siapkan Insentif untuk Atlet Disabilitas Solo Berprestasi di ASEAN Para Games 2025

“Kita akan siapkan terkait pendapatan daerah ada hubungannya nanti kita untuk mencadangkan biaya untuk peningkatan 0enambahan guru terutama tenaga pendamping disabilitas akan kita utamakan terlebih dahulu,” jelasnya.

“Karena mengingat kita sudah mendorong sekolah inklusif yang dimana pendamping disabilitas ini menjadi sangat penting sekali di SD Negeri dan sekolah di Surakarta. Dan karena ini pendidikan dasar, kami siap di tahun-tahun berikutnya bersaing dengan sekolah-sekolah swasta di Kota Surakarta,” lanjutnya.

Selain meresmikan beberapa SD Negeri, Respati juga meluncurkan Pelaksanaan Jam Wajib Belajar di Luar Sekolah dan Pelatihan Guru Pembelajaran Mendalam. Dia harap dengan upaya ini, kualitas pendidikan di Kota Solo semakin meningkat.

“Kami juga akan memberikan pelatihan-pelatihan untuk kepala sekolah terkait kerja sama dengan perusahaan, CSR. Jadi tidak hanya bergantung pada dana APBD dan BOS daerah dan lain-lain tetapi saya beri fasilitas guru-guru untuk menambah kualitas layanan pendidikan di Surakarta,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Surakarta, Dwi Ariyatno menjelaskan, pembangunan sekolah ini menggunakan dana bersumber dari APBD, DAU maupun Silpa DAU dengan total anggaran Rp. 43.868.307.510. Dari nilai tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo mampu menyelesaikan pembangunan empat jenjang pendidikan yakni PAUD-PNF, SD dan SMP.

Baca Juga:Sajikan Kuliner Khas Solo, Respati Ardi Jajaki Kerja Sama dengan Wakil Wali Kota Bogor

Rinciannya bidang PAUD-PNF empat paket pekerjaan dengan nilai Rp. 2.423.0430640, bidang SD 12 paket pekerjaan dengan nilai Rp. 15.708.360.742 dan bidang SMP 16 paket pekerjaan dengan nilai Rp. 25.736.803.128.

“Dari semua total pengerjaan paket itu keseluruhan sudah selesai 100 persen kecuali masjid di SMP 5. Tempat ibadah di sana sehubungan dengan penyedia tidak mampu menyelesaikan sampai dengan waktu sehingga kemarin diputus kontrak dan dikenakan sanksi masuk daftar hitam,” tuturnya.

Dia berharap dengan fasilitas yang telah dibangun ini dapat meningkatkan sarana penunjang terhadap peningkatan mutu dan kualitas pendidikan di Surakarta. Termasuk dalam pemenuhan fasilitas bagi pelajar disabilitas.

“Semua sekolah yang dibangun ramah untuk disabilitas. Jadi anak-anak disabilitas nanti akan ditempatkan di kelas bawah,” tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Keterampilan Berpolitik ala Tokoh Sejarah, Kamu Titisan Genghis Khan atau Figur Lain?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Karakter SpongeBob SquarePants yang Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Merk HP yang Sesuai Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jika Hidupmu adalah Film, Kamu si Tokoh Antagonis, Protagonis atau Cuman Figuran?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mie Apa yang Kamu Banget? Temukan Karakter Aslimu
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Benar-benar Asli Orang Jogja atau Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak