Kisah Rohmat: Penyandang Disabilitas yang Menemukan Harapan Baru di Dapur Makan Bergizi Gratis

Dengan ketelitian dan komitmen tinggi, ia menyapu setiap sudut ruangan fasilitas tersebut, memastikan kebersihan optimal sebelum para pegawai SPPG.

Andi Ahmad S
Sabtu, 14 Maret 2026 | 19:46 WIB
Kisah Rohmat: Penyandang Disabilitas yang Menemukan Harapan Baru di Dapur Makan Bergizi Gratis
Rohmat Riyadi (24) Pekerja Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Grajegan, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah [Ist]
Baca 10 detik
  • Rohmat Riyadi (24), penyandang disabilitas, bekerja sebagai petugas kebersihan di SPPG Desa Grajegan, Sukoharjo.
  • Ia bertugas memastikan kebersihan fasilitas dapur yang menyiapkan ribuan porsi makanan bergizi untuk program MBG.
  • Pekerjaan ini memberinya daya untuk mandiri sekaligus menunjukkan kesetaraan kesempatan bagi penyandang disabilitas.

SuaraSurakarta.id - Saat aktivitas dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) belum dimulai di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Grajegan, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Rohmat Riyadi (24) sudah sibuk dengan tugasnya.

Dengan ketelitian dan komitmen tinggi, ia menyapu setiap sudut ruangan fasilitas tersebut, memastikan kebersihan optimal sebelum para pegawai SPPG mulai menyiapkan ribuan porsi makanan bergizi bagi anak-anak penerima program.

Dedikasi Rohmat Riyadi ini adalah potret pahlawan senyap yang bekerja di balik layar, memastikan setiap aspek program penting ini berjalan sesuai standar terbaik, terutama dalam hal kebersihan dan higienitas.

Rohmat, yang berasal dari Kecamatan Karangdowo, Kabupaten Klaten, memiliki gangguan penglihatan pada mata kiri yang membuat penglihatannya rabun. Ia juga mengalami disabilitas pada kaki kiri akibat polio sejak kecil, yang membuat langkahnya tidak sepenuhnya tegak saat berjalan.

Baca Juga:Berkah Makan Bergizi Gratis: Produksi Tempe Ozy di Sukoharjo Melejit 100 Persen

Namun kondisi tersebut tidak membuat Rohmat terpinggirkan. Di SPPG Yayasan Permata Mitra Keluarga, ia kini bekerja sebagai petugas kebersihan (cleaning service), membantu menjaga kebersihan fasilitas dapur yang menjadi bagian dari program MBG.

Bagi Rohmat, pekerjaan ini bukan sekadar sumber penghasilan. Lebih dari itu, kesempatan bekerja di dapur MBG memberinya ruang untuk tetap berdaya dan menunjukkan bahwa penyandang disabilitas juga mampu bekerja tanpa diskriminasi.

“Teman-teman di sini baik semua. Mereka memperlakukan saya sama, tidak dibedakan,” ujar Rohmat, seperti dikutip Sabtu (14/3).

Rohmat, yang sebelumnya terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) dari pabrik mebel, mengaku sangat bersyukur atas kesempatan yang kini ia dapatkan. Jika suatu saat bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto, ia mengaku ingin menyampaikan rasa terima kasihnya secara langsung.

“Terima kasih untuk Pak Prabowo. Kaki saya sakit karena polio, saya disabilitas, mata saya juga agak rabun. Tapi saya bisa bekerja di dapur MBG dan bisa membantu orang tua serta memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar Rohmat.

Baca Juga:80 SPPG di Solo Raya Masih Dimonopoli 1 hingga 5 Suplier

Ketika ditanya mengenai harapannya dari pekerjaan tersebut, pemuda berusia 24 tahun ini mengatakan ingin menggunakan penghasilannya untuk membahagiakan orang tua dan memenuhi kebutuhan hidupnya.

Rohmat juga berharap dapur MBG dapat terus memberikan kesempatan kerja tanpa diskriminasi, sehingga penyandang disabilitas dan kelompok rentan lainnya memiliki peluang yang sama untuk bekerja.

“Harapan saya dapur MBG bisa terus berjalan dan disabilitas seperti saya bisa bekerja di dapur MBG,” pungkasnya.

Cerita Rohmat menunjukkan bahwa Program MBG tidak hanya bertujuan meningkatkan pemenuhan gizi anak-anak sekolah, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat secara lebih luas.

Melalui operasional dapur SPPG di berbagai daerah, program ini turut menciptakan lapangan kerja bagi warga setempat, termasuk kelompok rentan dan penyandang disabilitas, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak lapisan masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak