Potensi Memanas, Kawat Berduri Terpasang di Pagar Keraton Solo Jelang Kirab Pusaka Malam 1 Suro

Pemasangan kawat berduri di area Keraton Surakarta memicu ketegangan. Kubu PB XIV menyebutnya demi keamanan, sementara pihak LDA menganggapnya bentuk penolakan interaksi.

Budi Arista Romadhoni
Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21 WIB
Potensi Memanas, Kawat Berduri Terpasang di Pagar Keraton Solo Jelang Kirab Pusaka Malam 1 Suro
Kawat berduri yang terpasang di Sasana Nalendra Keraton Surakarta. [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Pemasangan kawat berduri di area Sasana Nalendra Keraton Surakarta memicu ketegangan jelang upacara adat kirab malam satu suro.
  • Ketua Lembaga Dewan Adat, Gusti Moeng, mengaku tidak mengetahui pemasangan pagar kawat tersebut yang membatasi akses menuju keputren.
  • Juru bicara kubu PB XIV menyatakan kawat berduri dipasang untuk meningkatkan pengamanan area tempat tinggal raja dan permaisuri.

SuaraSurakarta.id - Keraton Kasunanan Surakarta berpotensi kembali memanas jelang upacara adat kirab malam 1 suro nanti.

Pasalnya terpasang kawat berduri di dalam keraton tepatnya Pagar Sasana Nalendra. Kawat berduri yang terpasang tersebut cukup panjang. 

Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Surakarta, GKR Koes Moertiyah Wandansari (Gusti Moeng) saat dikonfirmasi tidak mengetahui adanya pemasangan kawat berduri tersebut. 

"Lah itu saya juga baru lihat. Kemarin tuh saya masuk itu masih hanya kawat saja. Ternyata hari ini mungkin tadi malam atau kemarin sore itu dipasang pakai seng," terangnya saat ditemui, Rabu (10/6/2026).

Baca Juga:Grebeg Besar Keraton Solo 2026 Digelar Dua Kali, Konflik Internal Kembali Memanas

Gustin Moeng menjelaskan ini mengulangi kejadian yang lalu, yang di seng juga. Itu menandakan mereka (Kubu PB XIV Purboyo) tidak mau berinteraksi dengan pihaknya.

"Jadi ini mengulangi yang lalu itu, di seng itu. Jadi dia tidak mau berinteraksi dengan kami toh mestinya," ungkap dia.

Gusti Moeng menyebut yang dipasang kawat berduri itu di Sasana Nalendra masuk ke halaman keputren yang menuju Keraton Kilen.

"Yang dari Sasana Nalendra masuk ke halaman Keputren, yang menuju ke Keraton Kilen itu," katanya.

Gusto Moeng menjelaskan tidak tahu maksud pemasangan kawat berduri tersebut. Mungkin mereka tahunya kalau pihaknya mau buat kerusuhan atau yang lain.

Baca Juga:Keraton Solo Kembali Memanas, Aksi Penggembokan Pintu Masuk Kembali Terjadi

"Nggak tahu no, mungkin mereka mikir kita mau bikin kerusuhan atau gimana. Kalau setahu saya kawat berduri seperti itu untuk menghalau kalau ada pengerahan masa ketika terjadi kerusuhan, itu untuk membatasi. Itu setahu saya, karena saya pernah di DPR gaweane weruh kayak ngunu kui," papar dia.

Menurutnya mungkin adanya kawat berduri itu membuat mereka merasa lebih aman.

"Mungkin karena dia merasa aman kalau pakai itu. Ya itu tadi mungkin mereka berpikir mereka mau menyerang, atau mau bikin kerusuhan," sambungnya.

Sementara itu Juru Bicara PB XIV Purboyo, KPA Singonagoro membenarkan adanya pemasangan kawat berduri tersebut.

"Oh itu di depan Sasana Nalendra yang akses mau ke Keputren," ujar dia.

Singonagoro menjelaskan alasan pemasangan kawat berduri tersebut karena di situ merupakan tempat tinggalnya raja dan Gusti Kanjeng Ratu Ageng (istri PB XIII). Sehingga pemasangan itu juga keamanan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak