Jokowi Angkat Bicara Soal Dugaan Korupsi Mantan Menag Yaqut: Saya Tidak Pernah Perintahkan Korupsi!

Jokowi dikaitkan kasus korupsi kuota haji Menag Yaqut. Jokowi santai, sebut wajar karena kebijakan menteri dari presiden, tapi bantah perintah korupsi

Budi Arista Romadhoni
Jum'at, 30 Januari 2026 | 15:42 WIB
Jokowi Angkat Bicara Soal Dugaan Korupsi Mantan Menag Yaqut: Saya Tidak Pernah Perintahkan Korupsi!
Presiden ke-7 Jokowi saat ditemui. (Suara.com/Ari Welianto)
Baca 10 detik
  • Presiden Joko Widodo dikaitkan dalam dugaan korupsi kuota haji tambahan yang melibatkan mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas.
  • Jokowi menyatakan keterkaitan namanya wajar karena kebijakan menteri berasal dari arahan presiden, namun membantah ada perintah korupsi.
  • KPK telah menetapkan Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka dan peluang pemeriksaan Jokowi bergantung kebutuhan penyidik.

SuaraSurakarta.id - Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) dikaitkan dalam kasus dugaan korupsi pembagian kuota haji tambahan tahun 2023-2024 yang melibatkan mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas. 

Jokowi tidak mempermasalahkan namanya disebut dan dikaitkan dalam kasus tersebut. Jokowi menyebut bahwa itu merupakan hal yang wajar.

"Ya disetiap kasus pasti mengaitkan dengan nama saya," terangnya saat ditemui, Jumat (30/1/2026).

Jokowi menjelaskan karena apapun program kerja-kerja menteri pasti dari kebijakan presiden, pasti dari arahan presiden dan juga dari perintah-perintah presiden.

Baca Juga:Grace Natalie Buka Suara Soal Permintaan Maaf Tersangka Ijazah: Terima, Tapi Hukum Harus Berjalan!

"Tetapi tidak ada yang namanya perintah, tidak ada yang namanya arahan untuk korupsi tidak ada," ungkap dia.

Ketika disinggung apakah tidak heran namanya sering disebut, Jokowi mengaku tidak masalah.

"Ya, ya memang itu kebijakan dari presiden. Memang itu arahan dari presiden,” jelasnya.

Seperti diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi kuota haji.

Ketua KPK Setyo Budiyanto menyatakan peluang Jokowi diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi yang menjerat nama Yaqut Cholil Qoumas masih bergantung pada keputusan penyidik. 

Baca Juga:Tersangka Kasus Ijazah Palsu Tiba-tiba Temui Jokowi Malam-malam, Ada Apa?

Setyo menegaskan,setiap pemeriksaan dilakukan berdasarkan kebutuhan dan relevansi dengan perkara yang sedang ditangani.

Kontributor : Ari Welianto

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak