Pelajar di Kota Solo Kepergok Lakukan Aksi Vandalisme, 1 Orang Ditangkap, 2 Orang Melarikan Diri

Pelaku aksi corat coret atau vandalisme berhasil diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Solo

Budi Arista Romadhoni
Minggu, 15 Mei 2022 | 18:46 WIB
Pelajar di Kota Solo Kepergok Lakukan Aksi Vandalisme, 1 Orang Ditangkap, 2 Orang Melarikan Diri
Pelaku vandalisme sedang membersihkan corat coret yang dilakukan. [Istimewa]

SuaraSurakarta.id - Pelaku aksi corat coret atau vandalisme berhasil diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Solo. 

Keduanya diamankan setelah ketahuan langsung sedang melakukan aksi corat-coret atau vandalisme, Minggu (15/5/2022) sekitar pukul 01.30 WIB.

"Pelaku vandalisme berhasil kami amankan saat sedangkan melakukan aksinya," ujar Kepala Satpol PP Solo, Arif Darmawan saat ditemui, Minggu (15/5/2022).

Arif menjelaskan, sebelumnya petugas sudah mengecek lokasi yang di corat coret dan ternyata banyak sekali. Kemudian menugaskan dua orang pengaman tempat (PAM) tertutup di sana.

Baca Juga:Ganjar Pranowo Tak Diundang Halal Bihalal PDIP Jateng, Mantan Wali Kota Solo Beri Komentar Menohok

"Pada dini hari tadi sekitar pukul 01.30 WIB, ada gerakan itu dan langsung disergap sama teman-teman," jelasnya

Di tempat kejadian, ada tiga orang yang boncengan tapi hanya satu yang tertangkap, sedangkan yang dua lari. 

"Ada tiga orang sebenarnya tapi yang dua berhasil lari. Hanya satu yang tertangkap," katanya.

Menurutnya, pelaku yang tertangkap itu diminta untuk membersihkan vandalisme yang sudah dilakukan.

Selain itu tetap dilakukan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dan pembinaan.

Baca Juga:Bertemu Mantan Wali Kota Solo di Loji Gandrung, Gibran Disentil Soal Tradisi Ini

"Pelaku masih pelajar, usianya 15 tahun. Kita lakukan pembinaan dan disuruh untuk membersihkan," sambung dia.

Sanksi juga ada, kalau sesuai Peraturan Daerah (Perda) itu kurungan lima bulan dan atau Rp 50 juta. Pihaknya akan mengandeng sekolah atau organisasi kemasyarakatan yang bisa membimbing mereka.

"Kita juga akan lakukan tipiring dan itu nanti ada catatan di SKCK pelaku. Jangan sampai nanti pelajar di SKCK keluar pernah melakukan pidana, itu yang kita cegah," paparnya.

Dua orang atau rekan pelaku masih terus dicari. Tapi ada kesulitan di CCTV untuk menangkap tanda nomor kendaraan, karena lampu kalau malam itu terang sekali jadi tidak kelihatan.

"Tapi tetap kita cari pelaku-pelaku vandalisme lewat CCTV sepanjang jalur pelarian mereka," imbuh dia.

Arif mengatakan, untuk lokasi-lokasi yang sering menjadi sasaran vandalisme itu di Flyover Manahan maupun Purwosari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak