Warung HIK Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Takbenda, Gibran: Sudah Jadi Lifestyle

Gibran menyebut Warung HIK kini di Solo sudah menjadi lifestyle, orang tidak hanya mencari makan, melainkan juga tempat nongkrong

Budi Arista Romadhoni
Jum'at, 05 November 2021 | 13:11 WIB
Warung HIK Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Takbenda, Gibran: Sudah Jadi Lifestyle
Ilustrasi Warung HIK di Kota Solo. Gibran menyebut Warung HIK kini di Solo sudah menjadi lifestyle, orang tidak hanya mencari makan, melainkan juga tempat nongkrong. [Istimewa]

SuaraSurakarta.id - Warung HIK Solo menjadi Warisan Budaya Takbendan (WBTb). Hal itu disambut oleh Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. 

Gibran mengaku cukup sering mengunjungi Warung HIK sebelum jadi Wali Kota Solo. Namun ia enggan menyebut warung HIK mana yang sering dikunjungi. 

“Ya mbuh noh. Mengko nek [tahu] aku neng hik malah mbok parani, mbok wawancarai. Malah ora sida ngehik. Sekarang ya masih [kunjungi hik],” ujar Gibran dikutip dari Solopos.com, Kamis (4/11/2021).

Begitu juga saat ditanya tentang menu favoritnya di hik, Gibran mengaku standar saja seperti kebanyakan orang. Tapi khusus untuk minuman dia lebih menyukai yang hangat-hangat, bukan es. “Minum yang anget-anget wae,” imbuh dia.

Baca Juga:Ajang Putra Putri Solo Digelar Lagi, Selvi Ananda Kenang Pertemuan Pertama dengan Gibran

Sedangkan saat ditanya intensitas ke hik selama menjadi Wali Kota Solo, Gibran secara tersirat tidak lagi sesering sebelumnya. Ihwal alasannya berkunjung hik, suami dari Selvi Ananda itu mengaku untuk makan dan menyapa masyarakat.

“Ini luar biasa sekali ya, wedangan itu sebenarnya kalau di Solo bukan tempat untuk cari makan saja, tapi sudah jadi lifestyle, tempat untuk curhat, gosip, ngobrol isu-isu politik terkini. Jadi ini ya sebuah tempat bukan hanya untuk makan,” urai dia.

Gibran akan membangun komunikasi dengan para pelaku usaha hik di Solo untuk bisa lebih dikelola dengan baik. Terutama terkait higienitas menu yang disajikan sehingga pengunjung luar kota yang datang bisa merasa nyaman makan di hik.

Apalagi di Solo menurut Gibran ada berbagai jenis hik, mulai dari yang masih dipikul, hik gerobak pinggir jalan, hingga hik modern. “Coba nanti kami sentuh lagi terutama untuk higienitasnya supaya bila ada pendatang tidak kecewa,” kata dia.

Disinggung untuk harga menu makanan di hik, menurut Gibran sudah tepat dengan yang diterapkan saat ini. “Harga biar murah-murah kayak begini saja, sudah bagus. Nanti coba kami komunikasikan dengan para pengusaha hik,” sambung dia.

Baca Juga:Komentar Gibran Soal WBTb: Singapura ada Hawker Center, Kota Solo Warung HIK

Diketahui selain warung HIK, terdapat kuliner khas Kota Solo yang ditetapkan WBTb, seperti satai kere, satai buntel, roti kecik, serabi notosuman dan timlo. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak