facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tak Mempan, Pakar Sebut Penyampaian Informasi COVID-19 Perlu Pendekatan Sosial-Budaya

Budi Arista Romadhoni Minggu, 31 Oktober 2021 | 10:10 WIB

Tak Mempan, Pakar Sebut Penyampaian Informasi COVID-19 Perlu Pendekatan Sosial-Budaya
Ilustrasi Covid-19. Selalu disepelakan, perlu pendekatan sosial-budaya untuk menyampaikan informasi COVID-19. (Freepik.com)

Selalu disepelakan, perlu pendekatan sosial-budaya untuk menyampaikan informasi COVID-19

SuaraSurakarta.id - Penyampaian informasi COVID-19 tidak mendapat respon positif dari masyarakat. Seakan, virus corona hanya disepelekan. 

Guru Besar Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia (FIB UI) Melani Budianta mengatakan respons masyarakat yang beragam terhadap COVID-19 menunjukkan pentingnya pendekatan aspek sosial budaya dan komunikasi dalam menyampaikan informasi mengenai COVID-19.

"Kira-kira bulan Juni 2020 ketika angka penyebaran COVID-19 masih meningkat, sejumlah dosen dari berbagai bidang ilmu mulai gelisah. Sangat jelas bahwa COVID-19 bukan masalah epidemiologi saja, namun bersifat multidimensional," ujar Prof. Melani dalam webinar, Minggu (31/10/2021). 

Untuk itu para pendidik yang berasal dari bidang ilmu kesehatan dan ilmu sosial budaya akhirnya memutuskan untuk bekerja sama dalam satu Tim Lintas Disiplin UI untuk memberikan kontribusi dalam mengedukasi mengenai COVID-19.

Baca Juga: Indonesia Datangkan 6,5 Juta Dosis Vaksin Pfizer, AstraZeneca dan Sinovac

Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM UI) Prof. Dr. dr. Ratna Djuwita mengatakan kerja dilaksanakan dengan mengamati informasi COVID-19 di media massa serta memetakan informasi yang keliru/hoaks serta kurang lengkap atau tidak komunikatif. Ada juga contoh informasi lengkap dan mudah dimengerti oleh orang awam.

Dengan latar belakang situasi tersebut, Tim Lintas Disiplin UI sepakat bahwa diperlukan suatu himpunan pengetahuan sebagai landasan.

Tim dari bidang Ilmu Kesehatan Masyarakat dan Kedokteran kemudian menyusun semua pengetahuan yang mereka kuasai tentang COVID-19 secara rinci, kemudian diterjemahkan oleh Tim Bidang Sosial dan Humaniora agar dapat dipahami dengan mudah oleh masyarakat yang memiliki berbagai latar belakang.

Tim Lintas Disiplin UI terdiri dari Fakultas Kedokteran (FK), Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB), dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) meluncurkan Program Edukasi COVID-19: Mengenali COVID-19, Memantapkan Perilaku dan Mengendalikan Pandemi pada Rabu (27/10).

Persiapan penyusunan program inovasi ini didukung oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) serta difasilitasi oleh Direktorat Inovasi dan Science Techno Park (DISTP) UI.

Baca Juga: Kang Yana pastikan Tak Ada Praktik Pungli Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Edukasi COVID-19 ini merupakan program inovasi guna memperkaya pengetahuan dan memantapkan perilaku masyarakat menghadapi pandemi COVID-19.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait