alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

5 Pedagang dari Zona Merah Positif Covid-19, Pasar Cinderamata Solo Dibatasi Orang Luar

Ronald Seger Prabowo Kamis, 10 Juni 2021 | 17:59 WIB

5 Pedagang dari Zona Merah Positif Covid-19, Pasar Cinderamata Solo Dibatasi Orang Luar
Pedagang bermobil di sekitar Alun-alun Utara Keraton Kasunanan Surakarta saat dilakukan swab antigen, Kamis (10/6/2021). [Suara.com/Ari Welianto]

Pedagang bermobil di Pasar Cinderamata kebanyakan dari luar Kota Solo.

SuaraSurakarta.id - Aktivitas pedagang bermobil di Pasar Cinderamata yang berada di sekitar Alun-alun Utara Keraton Solo untuk sementara akan tutup.

Ini setelah adanya lima pedagang bermobil yang positif Covid-19 setelah dilakukan tes swab antigen oleh tim gabungan, Kamis (10/6/2021) pagi. 

Karena pedagang bermobil di Pasar Cinderamata berasal dari luar Kota Solo. Mereka berasal dari Pekalongan, Kudus, Jepara, atau Demak.

"Yang kena (positif-red) dari Jepara yang termasuk zona merah. Makanya nanti kita akan melakukan pembatasan pedagang-pedagang dari zona merah," terang Ketua Satgas Covid-19 Solo, Ahyani saat dikonfirmasi, Kamis (10/6/2021).

Baca Juga: Kabar Duka dari Keraton Solo, Putri PB XII Meninggal Dunia

Ahyani menegaskan, Jepara dan Kudus itu kan deretan, belum lagi Pekalongan. Makanya itu di dalam lingkup Jawa Tengah akan dibatasi dulu lah terutama untuk pedagang.

"Untuk penutupan bagi pedagang luar Solo coba kita kaji dulu. Kita akan evaluasi dulu, tapi disana sekarang sudah dikendalikan, sementara ini hari ini dulu nanti coba ke depan penutupan," paparnya. 

Dengan kondisi seperti pasti ada kekhawatiran Solo kembali zona merah dan itu harus segera antisipasi. Itu terjadi karena daerah-daerah dari Pantura kesini semua. 

"Yang di Asrama Haji Donohudan kan yang dikarantina, ternyata saudara-saudaranya pada nglumpuk di Solo lolos penyekatan keluar. Itu yang harus kita antisipasi," ungkap dia.

Disana kan dikawal, tapi saudara-saudaranya kan tetap ingin tilik atau menjenguk dan komunikasi kan mereka tetap datang ke Solo.

Baca Juga: Dilarang Gibran, Warga Solo Nekat Takbiran Keliling: Sudah Tradisi Kok!

"Kondisi seperti ini krn Solo merupakan daerah tujuan. Itu yg harus kita kendalikan," ucapnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait