- Bejo Hadi Suparto (85) meninggal tertimpa reruntuhan rumahnya di Kartasura, Sukoharjo, pada Senin dini hari, 2 Februari 2026.
- Rumah roboh pukul 03.30 WIB tanpa sebab cuaca buruk; korban ditemukan pukul 05.15 WIB di teras.
- Korban ditemukan dalam posisi telungkup menghadap timur dengan luka di kepala, kemudian dibawa ke RS Yarsis.
SuaraSurakarta.id - Seorang warga Dukuh Jambon RT 01 RW 05 Kelurahan Ngadirejo, Kecamatan Kartasura, Sukoharjo, Bejo Hadi Suparto (85) meninggal dunia usai tertimpa reruntuhan bangunan rumahnya yang roboh, Senin (2/2/2026) dini hari.
Informasi yang diterima, rumah Bejo tiba-tiba roboh sekitar pukul 3.30 WIB. Namu korban baru ditemukan sekitar pukul 5.15 WIB di teras rumahnya dalam kondisi sudah meninggal tertimbun reruntuhan bangunan.
Korban ditemukan dalam posisi telungkup atau seperti sujud menghadap ke timur.
"Sekitar 3.30 WIB itu terdengar suara 'makbreng" sangat keras. Terus warga sekitar itu pada keluar dan kaget melihat rumah Pak Bejo roboh," ujar
Salah satu warga, Wisnu Prihanto saat ditemui, Senin (2/2/2026).
Menurutnya warga langsung lokasi dan mencari keberadaan Bejo. Karena waktu itu gelap kemudian warga mencari alat penerangan atau senter, warga juga menghubungi babinsa dan relawan Kartasura Pawartos untuk ikut mencari.
"Sekitar pukul 5.15 WIB, korban ditemukan dalam kondisi tertimbun bangunan. Waktu kejadian cuaca cerah tidak hujan, jadi itu tiba-tiba langsung roboh," ungkap warga Gempol RT 01 RW 4 Kelurahan Ngadirejo, Kecamatan Kartasura, Sukoharjo ini.
Wisnu mengatakan saat ditemukan korban dalam posisi telungkup atau seperti sujud mengarah timur. Korban selanjutnya dibawa ke RS Yarsis dengan menggunakan ambulance relawan Pawartos.
"Saat ditemukan korban ada luka di bagian kepala. Jadi korban posisinya telungkup di teras rumah," kata dia.
"Selama ini korban tinggal sendirian, tapi setiap hari anaknya yang tinggal beda kecamatan datang untuk mengirimkan makanan," lanjutnya.
Baca Juga: Digerebek Saat 'Pesta Sabu', Pemuda di Grogol Sukoharjo Tak Berkutik di Tangan Polisi
Sementara itu Ketu RT 01 RW 05 Kelurahan Ngadirejo, Sukoharjo, Winarno mengatakan saat kejadian itu tidak hujan atau angin kencang.
"Kondisinya itu cerah. Mungkin karena kondisi rumah sudah tua. Jadi robohnya tiba-tiba, saat dikabari sudah banyak warga yang berkumpul untuk mencari korban," terang dia.
Winarno menambahkan korban itu memang setiap pukul 3.00 WIB dini hari itu keluar rumah. Lalu jalan-jalan di sekitar rumah.
"Pak Bejo jam 3 biasanya keluar rumah lalu jalan-jalan. Kemungkinan robohnya pas Pak Bejo di teras rumah. Karena pas dicari di kamar itu tidak ada," pungkasnya.
Pantauan di lapangan, warga bersama aparat tengah membersihkan puing-puing bangunan rumah milik Bejo yang roboh.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Zero Tolerance terhadap Fraud, BRI Tolak Penyimpangan yang Rugikan Negara dan Masyarakat
-
Pemasangan Baliho Ucapan Ultah Jokowi Berbuntut Panjang, Wali Kota Solo Dilaporkan ke Kejaksaan
-
Jokowi akan Keliling Lagi, Untuk Tegaskan Jateng Kandang Gajah
-
Cak Imin Sindir Profesor yang Sudah Masuk Birokrat Tak Lagi Kritis, yang Penting Asal Babe Senang
-
Komisi Informasi Jateng Cek Fisik Salinan Ijazah Jokowi di Dispersip Solo