- Tim Opsnal Polresta Solo menangkap pelaku berinisial M atas pencurian sepeda motor di Pajang, Laweyan, pada Selasa (5/5/2026).
- Pelaku diringkus di tempat kos wilayah Kartasura, Sukoharjo, pada Rabu (13/5/2026) setelah mencuri motor Honda Beat milik korban.
- Polisi menyita barang bukti sarana kejahatan, sedangkan sepeda motor curian telah dijual pelaku dan masih dalam proses pencarian.
SuaraSurakarta.id - Tim Opsnal Satreskrim Polresta Solo berhasil mengamankan satu orang terduga pelaku tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berinisial M (23), warga Walantaka, Kota Serang.
Pelaku diduga melakukan aksi pencurian sepeda motor, Selasa (5/5/2026) sekitar pukul 05.30 WIB di Jalan Sere 1 Sogaten, Kelurahan Pajang, Kecamatan Laweyan, Kota Solo.
Dalam aksinya, pelaku mengambil satu unit sepeda motor jenis Honda Beat milik korban yang bernama Mei yang saat itu terparkir di teras rumah korban.
Kapolresta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, melalui Kasatreskrim AKP Derry Eko Setiawan, mengatakan bahwa pelaku berhasil diamankan oleh Tim Opsnal, Rabu (13/5/2026) sekitar pukul 22.30 WIB di tempat kos pelaku di wilayah Kartasura, Kabupaten Sukoharjo.
Kasat Reskrim menjelaskan, kronologis kejadian bermula saat sepeda motor milik korban dibawa oleh saksi yang merupakan orang tua korban untuk berjualan angkringan di daerah Makamhaji.
"Setelah selesai berjualan, saksi pulang sekitar pukul 01.00 WIB dan memarkirkan sepeda motor tersebut di teras rumah korban," kata AKP Derry Eko, Selasa (19/5/2026).
Selanjutnya saksi kembali pergi untuk mengambil dagangan yang dititipkan di angkringan lain dengan menggunakan sepeda motor berbeda. Sekitar pukul 02.00 WIB, saksi kembali ke rumah dan masih melihat sepeda motor berada di teras rumah.
Namun sekitar pukul 05.30 WIB, korban yang hendak menyapu halaman rumah mendapati sepeda motor yang sebelumnya terparkir di teras sudah tidak ada.
Korban kemudian menanyakan keberadaan sepeda motor tersebut kepada saksi, namun saksi juga tidak mengetahui keberadaan kendaraan tersebut.
Baca Juga: Brakk! Ramadan Malah Mabuk, Dua Pemuda Ini Tabrakan di Purwosari dan Berakhir Apes
Atas kejadian itu, korban kemudian datang ke Polresta Surakarta untuk melaporkan peristiwa pencurian yang dialaminya.
Dari tangan pelaku, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda listrik warna biru yang digunakan sebagai sarana memantau lokasi, satu buah mantel hitam motif kotak, satu buah helm merk Takira warna hitam, dan satu pasang sandal jepit merk Swallow. Sementara sepeda motor Honda Beat hasil curian diketahui telah dijual di wilayah Purworejo dan saat ini masih dalam proses pencarian oleh petugas.
"Saat ini pelaku telah diamankan di Polresta Surakarta guna menjalani proses penyidikan dan proses hukum lebih lanjut," tegas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
BRI dan Pegadaian Sinergikan Ekosistem Emas untuk Indonesia
-
BRI KKB National Expo 2026 Cetak Rekor MURI, Digelar di 131 Lokasi Indonesia
-
Diwarnai Ketegangan Dua Kubu, Ribuan Warga Tetap Rebutan Telur Asin & Janur di Sekaten Solo
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
BRI Peduli Perkuat Penanganan Gempa NTT, Bangun Posko Logistik dan Dapur Umum