- Tim Sparta Polresta Surakarta mengamankan pria berinisial H (53) atas dugaan pelecehan seksual terhadap remaja perempuan di Taman Bendungan Tirtonadi.
- Peristiwa terjadi pada Selasa, 21 April 2026, saat pelaku mencoba menyentuh korban di sebuah warung minuman kawasan tersebut.
- Pelaku kini berada di Mako Polresta Surakarta untuk menjalani proses hukum lebih lanjut setelah sempat diamuk massa di lokasi.
SuaraSurakarta.id - Tim Sparta Sat Samapta Polresta Solo bergerak cepat menindaklanjuti aduan masyarakat melalui Call Center Tim Sparta.
Gerak cepat terkait adanya seorang pria yang diamankan warga dan sempat diamuk massa setelah diduga sebagai pelaku pelecehan seksualdi kawasan Taman Bendungan Tirtonadi, Kota Surakarta, Selasa (21/4/2026).
Peristiwa tersebut bermula saat Tim Sparta tengah melaksanakan patroli wilayah dan menerima laporan dari masyarakat mengenai adanya dugaan tindak pelecehan seksual terhadap seorang remaja perempuan di lokasi tersebut. Dalam laporan itu disebutkan, terduga pelaku telah diamankan oleh linmas, namun situasi di lapangan semakin memanas karena jumlah massa yang terus bertambah.
Kasat Samapta Polresta Surakarta Kompol Edi Sukamto, S.H., M.H. menjelaskan bahwa pihaknya segera menuju lokasi setelah menerima informasi. Setibanya di tempat kejadian, petugas mendapati seorang pria tengah dikerumuni massa.
“Melihat situasi yang semakin tidak kondusif, Tim Sparta segera mengamankan terduga pelaku untuk menghindari tindakan main hakim sendiri oleh warga, kemudian membawanya ke Mako Polresta Surakarta,” jelasnya.
Identitas terduga pelaku diketahui berinisial H (53), warga Banyuanyar, Banjarsari, Kota Surakarta. Sementara korban berinisial AUZ (20), warga Boyolali.
Namun, dalam perjalanan menuju Mako Polresta Surakarta, tepatnya di Jalan Slamet Riyadi depan gerbang mako, terduga pelaku berusaha melarikan diri dengan cara melompat dari sepeda motor. Karena kedua tangannya dalam kondisi terborgol, pelaku terjatuh tengkurap dan mengalami luka lecet pada bagian pipi dan kening.
Petugas kemudian memberikan perawatan medis melalui Sie Dokkes Polresta Surakarta sebelum menyerahkannya ke piket Sat Res PPA dan PPO untuk penanganan lebih lanjut.
Berdasarkan keterangan dari saksi di lokasi, peristiwa dugaan pelecehan terjadi saat korban sedang nongkrong dan membeli minuman di salah satu warung es cokelat. Tiba-tiba, pelaku datang dari arah samping dan mengusap pipi korban, kemudian meremas pundaknya. Saat tangan pelaku hendak mengarah ke bagian tubuh sensitif, korban langsung menepis dan melarikan diri sambil menangis menuju kasir warung “Coklat Nyoklat”.
Baca Juga: Gerak Cepat, Resmob Polresta Solo Tangkap Pelaku Curas Bersenjata Celurit
Mengetahui kejadian tersebut, warga sekitar segera mengamankan pelaku yang saat itu belum meninggalkan lokasi. Emosi warga sempat memuncak hingga terjadi aksi pemukulan terhadap pelaku sebelum akhirnya diamankan oleh petugas.
Dari hasil interogasi awal, terduga pelaku diduga berada di bawah pengaruh obat-obatan jenis pil sapi, yang diperkuat oleh keterangan warga yang mengenal pelaku.
Selanjutnya, terduga pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mako Polresta Surakarta dan diserahkan kepada Sat PPA PPO guna proses hukum lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku.
Secara terpisah Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, S.I.K., M.H. mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri apabila menemukan pelaku tindak kejahatan.
“Kami mengajak masyarakat untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila terjadi tindak kriminal. Percayakan penanganannya kepada aparat penegak hukum agar prosesnya berjalan sesuai aturan yang berlaku,” tegas Kapolresta.
Kapolresta juga menambahkan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kota Surakarta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL
-
Burnout 2026 Siap Guncang Solo, Seringai hingga Lucky Draw 2 Motor Chopper
-
Ancam Buka Paksa Keraton Solo, Kubu PB XIV Purboyo Meradang: Kenapa Harus Pakai Kekerasan?
-
BBRI Kembali Dilirik JPMorgan, Valuasi Murah dan Dividen Tinggi Jadi Andalan