- Tim Resmob Polresta Solo menangkap Muhammad Yani (40) terduga pelaku curas di Sukoharjo pada 4 Maret 2026.
- Kejadian curas terjadi 18 Februari 2026 di Banyuanyar, Solo, di mana pelaku mengancam korban menggunakan celurit.
- Pelaku berhasil mencuri ponsel Redmi 13 dan uang Rp100.000, polisi menyita barang bukti terkait aksi tersebut.
SuaraSurakarta.id - Tim Subnit Opsnal (Resmob) Satreskrim Polresta Solo berhasil mengamankan seorang terduga pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) yang terjadi di wilayah Banyuanyar, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo.
Penangkapan dilakukan pada Rabu, 4 Maret 2026 sekitar pukul 00.10 WIB di sebuah rumah kos di Jalan Sawo, Ngadirejo, Kartasura, Kabupaten Sukoharjo.
Panit Opsnal Ipda Irham Rhozani menjelaskan, terduga pelaku diketahui berinisial Muhammad Yani alias Mulus alias Black (40), warga Cemani, Kecamatan Grogol, Sukoharjo.
Pencurian dengan kekerasan tersebut terjadi pada 18 Februari 2026 sekitar pukul 13.00 WIB di Dukuhan RT 002/RW 012, Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Banjarsari, Surakarta.
"Saat kejadian, korban tengah berada di dapur rumahnya sedang menggoreng kerupuk. Pintu gerbang rumah dalam kondisi terkunci gembok, namun pintu rumah tidak terkunci," kata Irham Kamis (5/3/2026).
Tak lama kemudian korban mendengar suara dari dalam kamar yang semula dikira suara kucing. Namun secara tiba-tiba seorang pria yang tidak dikenal datang ke dapur sambil membawa senjata tajam jenis celurit.
Pelaku kemudian mengancam korban dengan berkata, “Diam kalau teriak saya bacok,” sambil mengacungkan senjata tajam ke arah korban.
Setelah melakukan aksinya, pelaku langsung meninggalkan lokasi. Korban yang ketakutan kemudian keluar rumah dan berteriak meminta pertolongan warga sekitar.
Seorang saksi bernama Mustafsirah datang menolong korban dan mengetahui kejadian tersebut. Korban kemudian melaporkan peristiwa itu kepada Ketua RT setempat, Totok Warsito.
Baca Juga: Tim Sparta Polresta Solo Gagalkan Perang Sarung, 9 Remaja Diamankan di Dua Lokasi Berbeda
Pelaku Mengaku Beraksi Sendiri
Berdasarkan hasil pemeriksaan penyidik, tersangka mengakui telah melakukan aksi pencurian dengan kekerasan tersebut.
"Dalam menjalankan aksinya, pelaku diduga merusak gembok pagar menggunakan kunci L sebelum masuk ke dalam rumah korban," imbuh Irham.
Saat berada di dalam rumah, pelaku sempat menunjukkan celurit yang diselipkan di pinggangnya untuk mengancam penghuni rumah.
Dari aksi tersebut, pelaku berhasil membawa kabur satu unit handphone Redmi 13 serta uang tunai sekitar Rp100.000.
Polisi Amankan Sejumlah Barang Bukti
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Mantan PMI Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon hingga Jantung Kota Taipei
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Dukung Diaspora dan PMI, BRImo Taiwan Raih Penghargaan Inovasi Indonesia 2026
-
Masa Demo di Depan Rumah Jokowi, Serahkan Surat Peringatan dan Plakat Bertuliskan Filosofi Jawa
-
Investasi Berkelanjutan Makin Kokoh, DPLK BRI Kantongi Kehati ESG Award 2026