- Tim Sparta Polresta Solo menggagalkan perang sarung dan mengamankan sembilan remaja pada Sabtu (21/2/2026) di dua lokasi berbeda.
- Pengamanan dilakukan setelah menerima aduan masyarakat, petugas menemukan tujuh sarung modifikasi siap digunakan oleh para remaja.
- Sembilan remaja tersebut dibina di Mako Polresta Surakarta dengan membuat surat pernyataan disaksikan orang tua dan Ketua RT.
SuaraSurakarta.id - Tim Sparta Sat Samapta Polresta Solo kembali berhasil menggagalkan aksi perang sarung dan mengamankan sembilan remaja di dua lokasi berbeda.
Dua lokasi yang diduga menjadi 'arena' perang sarung yakni di SPBU Mojosongo Jalan Sumpah Pemuda, Mojosongo, Kecamatan Jebres, serta di belakang UNS Jalan Ngoresan, Sabtu (21/2/2026).
Kapolresta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, melalui Kasat Samapta Kompol Edi Sukamto, menjelaskan bahwa pengungkapan tersebut berawal dari aduan masyarakat melalui Call Center terkait adanya dugaan sekelompok remaja yang akan melakukan kegiatan "perang sarung".
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Sparta Sat Samapta segera bergerak menuju lokasi. Setibanya di tempat kejadian, petugas melakukan penyisiran di area yang diduga menjadi titik berkumpulnya para remaja.
"Dari hasil penyisiran, petugas berhasil mengamankan delapan remaja yang terindikasi hendak melaksanakan perang sarung," kata Kompol Edi, Minggu (22/2/2026).
Selanjutnya, dilakukan pengamanan dan penggeledahan terhadap para remaja tersebut. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan enam buah sarung yang telah dimodifikasi, diduga akan digunakan sebagai alat untuk perang sarung.
"Saat Tim Sparta dalam perjalanan kembali ke Mako dengan membawa delapan remaja tersebut, petugas menerima laporan adanya seorang remaja yang telah diamankan warga di Jalan Ngoresan, Jebres, Kota Surakarta. Remaja tersebut diduga merupakan bagian dari kelompok yang sama," ungkapnya.
Petugas kemudian mendatangi lokasi dan melakukan pengamanan serta penggeledahan. Dari remaja tersebut, ditemukan satu buah sarung yang juga telah dimodifikasi dan diduga digunakan untuk kegiatan perang sarung.
Kasat Samapta menambahkan adapun barang bukti yang berhasil diamankan meliputi tujuh buah sarung yang telah dimodifikasi, tujuh unit handphone, serta empat unit sepeda motor.
Baca Juga: Jadwal Buka Puasa Kabupaten Sragen Kamis 19 Februari Lengkap dengan Doanya
"Selanjutnya, sembilan remaja beserta barang bukti dibawa ke Mako Polresta Surakarta untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur. Terhadap para remaja tersebut dilakukan pembinaan serta membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi lagi yang disaksikan oleh orang tua atau wali masing-masing serta Ketua RT setempat," tegas Kasat Samapta.
Polresta Surakarta mengimbau kepada para orang tua untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anaknya, khususnya pada malam hingga dini hari, guna mencegah terjadinya tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Warung Makan Non Halal di Sukoharjo Diduga Dibakar oleh OTK
-
Holding Ultra Mikro 5 Tahun, Jutaan UMKM Makin Berdaya
-
Mantan PMI Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon hingga Jantung Kota Taipei
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Dukung Diaspora dan PMI, BRImo Taiwan Raih Penghargaan Inovasi Indonesia 2026