SuaraSurakarta.id - Tokoh Perkumpulan Masyarakat Surakarta (PMS) Sumartono Hadinoto ikut mengomentari kasus ditangkapnya putra pendiri PT Sritex Lukminto, Iwan Setiawan Lukminto oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).
Sumartono menyebut bahwa sosok Iwan betul-betul konsentrasi terhadap perusahaannya. Karena beliau memang diberi tanggung jawab terhadap Sritex.
"Memang setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan. Memang beda, Pak Iwan ini waktu saya masih berkomunikasi, dia kelihatan betul-betul konsentrasi terhadap perusahaannya," terangnya, Rabu (21/5/2025).
Sumartono menjelaskan memang beliau mendapatkan tanggung jawab yang cukup besar terhadap Sritex setelah ayahnya meninggal.
"Tanggung jawab yang cukup besar ini tidak main-main, jadi Pak Iwan itu konsen luar biasa terhadap bisnis. Kalau dulu sama Pak Lukminto saya sering ketemu karena urusan banyak sosial," ungkap dia.
Selama ini Sritex selalu memberikan support saat ada kegiatan. Seperti saat acara Imlek selalu terlibat dalam kegiatannya.
"Tapi seperti itupun kami beberapa kali nyuwun support juga disupport. Seperti saat Imlek atau Natal pun Sritex selalu kasih support," katanya.
Terkait kasus yang menimpanya saat ini, Sumartono tidak bisa berkata apa-apa. Tapi kalau masalah hukum harus berjalan sesuai hukum.
"Tapi yang pasti mudah-mudahan semua keadaan ini segera berlalu. Karena tidak cum Sritex kalau masalah keadaannya susah, situasi ini pemerintah perlu sekali konsen agar dunia ekonomi, dunia usaha di Indonesia khususnya di Solo terutama bisa terbantu," tandas dia.
Baca Juga: Kurator Didesak Penuhi Hak Karyawan PT Sritex, Tagihan Pembayaran Capai Rp 337 Miliar
"Karena kami merasakan semua, di tempat saya juga terasa. Beberapa proyek yang urusannya investasi pembangunan itu semua ditunda beberapa bulan terakhir ini," lanjutnya.
Sumartono mengaku tidak tahu masalah yang menimpa beliau. Selama ini tahunya Sritex yang luar biasa mulai dari kecil diperjuangkan oleh Lukminto ini.
"Semua orang tahu, bahkan bisa ekpor sampai ke mana-mana, sampai ke NATO. Ini bukan satu pekerjaan yang mudah," ujar dia.
Karena keadaan Covid-19 kemarin itu membuat situasi ekonomi dunia ini banyak sekali perusahaan-perusahaan yang susah, ini tidak hanya Sritex. Saat ini bisa dilihat ekonomi memang lagi kurang baik-baik saja.
"Kami berharap tentunya pemerintah ikut ambil bagian. Karena ini tidak bisa diatasi oleh perusahaan, kalau bisa semua perusahaan bisa kembali normal," jelasnya.
"Karena saya lihat beberapa pabrik tekstil di Solo ada yang beberapa sudah mulai mengurangi karyawan. Bahkan sekarang perhotelan, ini tentunya harapan kita semua sebagai pebisnis banyak hal yang perlu di konsentrasi baik terutama khususnya pemerintah. Kalau soal salah benar itu memang kewenangan hukum cuma mudah-mudahan jangan sampai salah agar tidak menganggu investasi yang ada di Solo," papar dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
Terkini
-
Perbandingan Honda Jazz 2019 vs Toyota Yaris TRD Bekas, Mana yang Lebih Oke?
-
Tersangka Kasus Ijazah Palsu Tiba-tiba Temui Jokowi Malam-malam, Ada Apa?
-
Kaesang Sesumbar Jadikan Jateng Kandang Gajah: PSI Menang Mutlak di Pemilu 2029!
-
Mengejutkan! Hasan Nasbi Temui Jokowi di Rumah Pribadi, Apa Obrolan Rahasia Selama Satu Jam?
-
Izin Pembangunan Bukit Doa Dicabut Bupati Karanganyar, LBH GP Ansor Bakal Gugat ke PTUN