- Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, terjaring operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada Kamis, 9 Juli 2026 malam.
- Etik bersama empat orang lainnya diamankan dan diperiksa di Mapolresta Solo sebelum dibawa menuju Jakarta untuk pemeriksaan intensif.
- Petugas KPK menyita enam koper dari lokasi pemeriksaan sebagai barang bukti dalam operasi penangkapan Bupati Sukoharjo tersebut.
SuaraSurakarta.id - Kader PDIP, yang juga Bupati Sukoharjo Etik Suryani ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (9/7/2026) malam.
Ketua DPC Sukoharjo, Dahono Marlianto mengaku belum tahu secara detail operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap kadernya.
"Waduh, pangapunten, saya belum bisa memantau. Karena posisi kami sedang berada di Surabaya soalnya," terangnya saat dikonfirmasi, Jumat (10/7/2026).
"Detailnya seperti apa, kondisinya seperti apa. Kita belum tahu," ungkap dia.
Dahono menyampaikan komunikasi terakhir dengan Bupati Etik itu saat acara partai. Beliau pasti hadir saat ada acara partai.
"Terakhir komunikasi itu di Gatak di Gedung Sari Mulyo," jelasnya.
Sementara itu kader PDIP, yang juga Ketua DPRD Sukoharjo, Nurjayanto enggan berkomentar mengenai OTT KPK kepada Bupati Sukoharjo Etik Suryani.
"Nggak, no coment ya," tandas dia.
Nurjayanto pun masuk mobil dan meninggalkan TMP Kusuma Bhakti Jurug Kota Solo.
Baca Juga: Melrose Leather by Melanie Berdayakan Pengrajin Lokal Sukoharjo Lewat Produk Tas Kulit Premium
Diketahui, Bupati Sukoharjo Etik Suryani terjaring operasi tangkap.tangan (OTT) Komisi Pemberantas Korupsi (KPK), Kamis (9/7/2026) malam.
Etik pun langsung dibawa ke Mapolresta Solo untuk dilakukan pemeriksaan. Dari informasi yang diterima, Etik diperiksa di Mapolresta Solo lantai 2 sejak pukul 21.00 WIB.
Pantauan di lapangan sekitar pukul 04.20 WIB sejumlah petugas membawa 6 koper berwarna hijau menuju ruang pemeriksaan. Sejumlah petugas bahkan sempat keluar masuk ke Mapolrest Solo.
Sekitar pukul 05.41 WIB, Etik tampak turun dari lift dan keluar Mapolresta. Etik nampak memakai baju serba hitam putih dengan setelan celaan jeans dan memakai masker.
Etik tidak menjawab pertanyaan dari awak media. Etik langsung berjalan da masuk ke dalam bus yang telah disiapkan dan pergi bersama rombongan.
Etik tampak duduk di salah satu kursi penumpang dan segera menutup gorden.
Berita Terkait
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
Andi Azwan Tegaskan, Gibran Segera Tunjukkan Ijazah Setara SMA
-
MotoGP Mandalika 2026 Jadi Peluang BRI Perkuat Ekonomi Lokal dan Pariwisata Olahraga
-
Persis Solo Mandul di Manahan, De Red FC Pulang Bawa Satu Poin
-
BRI Perkokoh Reputasi Nasional, Nilai Merek Capai USD6,9 Miliar Versi Brand Finance
-
BRI Wealth Management Tambah Tiga Reksa Dana Baru untuk Optimalkan Diversifikasi Portofolio