- Melanie Rosaridianti mendirikan brand tas kulit Melrose Leather di Sukoharjo sejak tahun 2015 dengan memberdayakan pengrajin lokal.
- Produk Melrose Leather menggunakan bahan kulit sapi asli guna menjaga kualitas tinggi dan daya tahan tas tersebut.
- Brand ini sukses memasarkan produknya melalui pameran nasional serta pengiriman ekspedisi JNE ke berbagai wilayah di Indonesia.
SuaraSurakarta.id - Mungkin tak banyak orang yang tahu kalau di pinggiran Sukoharjo, Jawa Tengah ada outlet produk tas kulit yang sudah laris manis di pameran-pameran skala nasional.
Merek produk tas kulit itu adalah Melrose Leather by Melanie yang outletnya terletak di Perum Griya Yasa R8, Songgolangit, Gentan, Baki, Sukoharjo.
Owner Melrose Leather by Melanie, Melanie Rosaridianti, mengaku membangun brand sejak 2015. Karena passion atau kesukaannya terhadap produk berbahan kulit, Ia serius dalam membangun brand.
"Awalnya itu dari passion. Saya menyukai produk yang terbuat dari kulit sapi asli. Karena produk kulit asli itu sangat bagus untuk ketahanannya, lebih awet. Harganya memang lebih pricy, tapi dari segi kualitas jauh lebih awet, ujarnya dalam podcast Cerita Bersama Brand Lokal yang tayang di channel YouTube JNE_ID dilansir Kamis (4/6/2026).
Perempuan yang dulunya berprofesi sebagai karyawan bank ini awalnya mencoba memproduksi tas kuit dalam jumlah kecil. Namun karena produknya disukai banyak orang, Ia mulai fokus mengembangkan bisnis dengan melibatkan pengrajin lokal.
"Di tahun 2015 saya lebih fokus, mencari pengrajin, memberdayakan pengrajin lokal. Kita memberdayakan mereka agar mereka dan karya-karyanya juga tetap eksis,"
Melanie menegaskan produknya 100% menggunakan kulit sapi asli demi menjaga kualitas dan mempertahankan kredibilitas brand yang sudah ia bangun. Ia tak mau mencampur bahan hanya demi meningkatkan kuantitas produksi.
"Melrose harus pakai kulit asli. Kadang juga ada yang minta biar harganya terjangkau bahannya di-mix dengan kulit sintetis, kita tetap enggak mau, karena dari awal kita menjual produk kulit sapi asli," tegas dia.
Kini, brand asal Sukoharjo itu sudah laris manis di pameran-pameran skala nasional, bahkan hingga Inacraft yang merupakan pameran produk kerajinan tangan terbesar se-Asia Tenggara.
Baca Juga: Keluh Kesah Perajin Tahu Imbas Dolar, Bahan Baku Terus Naik hingga Takut Mengurangi Ukuran Tahu
"Saya rutin mengikuti pameran, terutama Inacraft, itu pameran terbesar di Asia Tenggara. Itu kesempatan yang bagus, kita dapat pelanggan baru, bisa pilih dan beli langsung," kata Melanie.
Tentu bisnis yang dijalankan Melanie berkembang karena ada dukungan dari pihak lain dalam distribusi, terutama dalam pengiriman produk. Melanie mengaku memercayakan pengiriman produknya kepada JNE yang kredibilitasnya sudah tak diragukan lagi.
"Peran JNE sangat luar biasa, karena sejak 2015 saya selalu pakai JNE. Pernah mendapatkan tawaran lain saya enggak mau. JNE luar biasa, pelayanannya oke, mereka fast response, tidak pernah ada masalah dengan JNE," ujarnya.
Dalam perkembangan bisnisnya, kini Melanie bukan hanya melayani pembeli offline, namun juga online, dengan bantuan pengiriman dari JNE.
"Bisa memesan produk dengan kontak langsung atau memantau live di akun Instagram @melroseleatherbymelanie," tutup sang owner Melrose Leather by Melanie.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Persis Solo Tunggak Sewa Stadion Manahan Rp 3,21 Miliar, BRM Kusumo Putro: Ini Memalukan!
-
Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum
-
Wali Kota Solo Minta Persis Segera Lunasi Tunggakan Sebesar Rp3,21 Miliar
-
Hasil Porprov Jateng 2026: Tumbang dari Semarang, Tim Softball Solo Sabet Medali Perak
-
Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi