"Kita akan buat pokdarwis dan ini sudah disiapkan, kalau sebelumnya sudah ada relawan. Jadi lebih tertata dan terawat lagi, pengembangan ke depan juga akan mudah," imbuhnya.
Untuk gambaran ke depan sendang seperti apa sudah ada tinggal pelaksanaan. Sudah ada taman, gazebo hingga mushola, nanti di sekitar ditanami berbagai tanaman seperti tomat, cabai, terong serta sayuran.
Kegiatan-kegiatan warga maupun dari desa akan dimasifkan lagi digelar di sini, memang sebelumnya sudah pernah dipakai kegiatan tapi ke depan akan lebih sering lagi. Sudah dimasukan juga di google map, sehingga mempermudah untuk pencarian.
"Itu semua sudah kita siapkan, jadi sudah ada perencanaan. Rencana juga akan dibuat pasar kuliner tempo dulu tiap satu bulan sekali, jadi pengunjung bisa menikmati kuliner tempo dulu, juga menikmati sendang yang airnya segar dan jernih," papar dia.
Baca Juga: Kampung Blangkon Potrojayan Punya Potensi Wisata, Respati Ardi: Harus Lebih Banyak Dikenal Orang
Sendang Tirto Wiguno ini masuk KBA awal tahun 2023, kalau prosesnya mulai 2021 sejak fokus di Pro Klim. Awalnya itu memang masuk di Pro Klim yang fokusnya pelestarian lingkungan, seperti penanganan sampah hingga penghijauan.
"Pertama yang kita jual itu soal penanganan sampah dan kelompok wanita tani (KWT) sebelum masuk ke sendang. Dulu kita masuk ke sini (sendang) itu tidak mudah, ada beberapa kepentingan yang membuat sendang ini mandeg, sempat ada progres dan dapat dana untuk perawatan tapi mandeg lalu 2023 akhir, kita coba akses ke sini dan langsung tak masukan ke pelaporan Pro Klim baru kita bisa merawat dan menata hingga masuk KBA seperti saat ini," ceritanya.
Bukan tanpa alasan memasukan Sendang Tirto Wiguno ini, karena di Astra itu didorong untuk desa pariwisata. Jadi Desa Wironanggan punya potensi wisatanya di mana yang bisa dikelola dan dijual mendatangkan orang.
"Terus kita cari mana yang punya potensi untuk jadi wisata, lalu menemukan sendang ini dan kita garap," sambung dia.
Setelah Sendang Tirto Wiguno selesai tergarap, nanti bisa diintegrasikan ke tempat lain yang ada di Desa Wironanggan ini. Seperti di bank sampah ada kreasi bank sampah atau yang lain, jadi semacam ada tour wisata.
Baca Juga: Inspiratif! Cerita Warga Satu Kampung di Desa Gumpang Sukoharjo Berangkat Umrah Bareng
"Jadi wisata edukasi dan sejarah, dari bank sampah, KWT, terus sampai ke sendang. Jadi orang ke sini tidak hanya lihat sendang saja tapi juga juga potensi lain yang ada di desa. Ini pastinya akan menarik, makanya kita secara bertahap menggarap itu," ucapnya.
Berita Terkait
-
6 Rekomendasi Tempat Wisata Viral di Bandung, Cocok untuk Liburan Keluarga
-
7 Tempat Wisata di Malang, Liburan Seru Sambil Menikmati Udara Sejuk
-
8 Rekomendasi Tempat Wisata di Solo, Kunjungi Bersama Keluarga saat Pulang Kampung
-
7 Kolam Renang di Semarang dengan Harga Terjangkau: Bonus View Pegunungan!
-
6 Destinasi Wisata di Semarang, Lengkap dengan Harga Tiket Masuk
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Cek Pos Pam Ops Ketupat Candi, Kapolresta Solo Pastikan Pengamanan Arus Balik Lancar
-
Sambangi Lokasi Banjir di Sambirejo, Wali Kota Solo Siapan Berbagai Penanganan
-
Terendam Banjir, Underpass Simpang Joglo Solo Ditutup Total
-
Sempat Tak Percaya, Ini Momen Bima Arya Kaget Ada Wisata Jokowi di Solo
-
25 Kepala Daerah Ikuti Retret Gelombang Kedua, Ini Kata Wamendagri