"Awalnya itu kurang terawat dan belum terpublik, yang tahu hanya orang-orang sini serta pemanfaatannya masih kurang. Memang ada yang merawat tapi belum maksimal, terus ada swadaya dari warga dan relawan untuk mempercantik sendang ini terutama saat masuk Pro Klim," sambungnya.
Menurut warga sekitar, air di Sendang Tirto Wiguno ini dipercaya bisa untuk pengobatan karena mineralnya tinggi.
Dulu sekitar tahun 1980-1990 sendang ini ramai dikunjungi, biasanya warga berendam dan berenang karena dianggap bisa untuk penyembuhan.
"Kalau ada yang stroke berenang di sini atau sekedar membasuh muka, katanya lebih baik jadi buat terapi. Dulu meski tempatnya tidak seperti sekarang ini ramai, tapi warga sekitar sendang saja yang datang, kalaupun ada warga dari luar tidak banyak," ujar dia.
Untuk mengarah ke sana, lanjut dia, akan membuat kelompok sadar wisata (Pokdarwis) dari warga sekitar di sini. Nantinya pokdarwis ini akan mengelola hingga menata sendang tersebut agar bisa dimanfaatkan secara luas lagi.
"Kita akan buat pokdarwis dan ini sudah disiapkan, kalau sebelumnya sudah ada relawan. Jadi lebih tertata dan terawat lagi, pengembangan ke depan juga akan mudah," imbuhnya.
Untuk gambaran ke depan sendang seperti apa sudah ada tinggal pelaksanaan. Sudah ada taman, gazebo hingga mushola, nanti di sekitar ditanami berbagai tanaman seperti tomat, cabai, terong serta sayuran.
Kegiatan-kegiatan warga maupun dari desa akan dimasifkan lagi digelar di sini, memang sebelumnya sudah pernah dipakai kegiatan tapi ke depan akan lebih sering lagi. Sudah dimasukan juga di google map, sehingga mempermudah untuk pencarian.
"Itu semua sudah kita siapkan, jadi sudah ada perencanaan. Rencana juga akan dibuat pasar kuliner tempo dulu tiap satu bulan sekali, jadi pengunjung bisa menikmati kuliner tempo dulu, juga menikmati sendang yang airnya segar dan jernih," papar dia.
Baca Juga: Kampung Blangkon Potrojayan Punya Potensi Wisata, Respati Ardi: Harus Lebih Banyak Dikenal Orang
Sendang Tirto Wiguno ini masuk KBA awal tahun 2023, kalau prosesnya mulai 2021 sejak fokus di Pro Klim. Awalnya itu memang masuk di Pro Klim yang fokusnya pelestarian lingkungan, seperti penanganan sampah hingga penghijauan.
"Pertama yang kita jual itu soal penanganan sampah dan kelompok wanita tani (KWT) sebelum masuk ke sendang. Dulu kita masuk ke sini (sendang) itu tidak mudah, ada beberapa kepentingan yang membuat sendang ini mandeg, sempat ada progres dan dapat dana untuk perawatan tapi mandeg lalu 2023 akhir, kita coba akses ke sini dan langsung tak masukan ke pelaporan Pro Klim baru kita bisa merawat dan menata hingga masuk KBA seperti saat ini," ceritanya.
Bukan tanpa alasan memasukan Sendang Tirto Wiguno ini, karena di Astra itu didorong untuk desa pariwisata. Jadi Desa Wironanggan punya potensi wisatanya di mana yang bisa dikelola dan dijual mendatangkan orang.
"Terus kita cari mana yang punya potensi untuk jadi wisata, lalu menemukan sendang ini dan kita garap," sambung dia.
Setelah Sendang Tirto Wiguno selesai tergarap, nanti bisa diintegrasikan ke tempat lain yang ada di Desa Wironanggan ini. Seperti di bank sampah ada kreasi bank sampah atau yang lain, jadi semacam ada tour wisata.
"Jadi wisata edukasi dan sejarah, dari bank sampah, KWT, terus sampai ke sendang. Jadi orang ke sini tidak hanya lihat sendang saja tapi juga juga potensi lain yang ada di desa. Ini pastinya akan menarik, makanya kita secara bertahap menggarap itu," ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
Perjuangan Ibu Balita Pengidap Penyakit Langka di Karanganyar, Bertahan Hidup dari Live TikTok
-
Terungkap! Teka-teki Pertemuan Tertutup Eggy Sudjana dan Damai Hari Lubis dengan Jokowi
-
Grace Natalie Buka Suara Soal Permintaan Maaf Tersangka Ijazah: Terima, Tapi Hukum Harus Berjalan!
-
Perbandingan Honda Jazz 2019 vs Toyota Yaris TRD Bekas, Mana yang Lebih Oke?
-
Tersangka Kasus Ijazah Palsu Tiba-tiba Temui Jokowi Malam-malam, Ada Apa?