Tradisi Padusan di Desa Sidowayah Klaten, Warga Gelar Kirab Gunungan dan Ambil Air Suci di Umbul Kemanten

Warga Desa Sidowayah, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten mengikuti tradisi budaya luhur padusan menjelang datangnya bulan Ramadhan, Jumat (8/3/2024)

Budi Arista Romadhoni
Jum'at, 08 Maret 2024 | 17:28 WIB
Tradisi Padusan di Desa Sidowayah Klaten, Warga Gelar Kirab Gunungan dan Ambil Air Suci di Umbul Kemanten
Prosesi padusan di Desa Sidowayah, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten. [Suara.com/Ari Welianto]

Untuk makna dua gunungan itu, lanjut dia, sebagai salah satu bentuk syukur yang diberikan kepada warga Desa Sidowayah. 

Hasil bumi yang dipakai untuk gunungan itu merupakan hasil panen dari warga Sidowayah yang memiliki tanaman Palawija.

"Setelah dikirab dan didoakan, dua gunungan itu kemudian dibagi-bagikan ke warga. Sehingga warga bisa ikut merasakan hasil bumi," sambung Mujahid. 

Tradisi padusan ini digelar, juga untuk menyambut datang bulan Ramadhan. Jadi padusan ini untuk membersihkan diri secara lahir batin.

Baca Juga:Unik! Mantan Kades hingga Tokoh Masyarakat Jadi Nama Jalan di Desa Sidowayah Klaten, Dimulai Sejak 1933

"Ini agenda tahunan menjelang datangnya bulan Ramadhan. Tradisi ini sudah ada sejak lama dan turun temurun hingga sekarang, dari mbah-mbah saya dulu itu sudah ada padusan," paparnya.

Tema pada tradisi padusan ini adalah 'Rahayu Sagung Dumadi'. Yang artinya  rahayu itu keselamatan dan keberkahan semua.

"Kita berharap semoga warga Desa Sidowayah diberikan kesehatan, keberkahan, rezeki yang melimpah barokah dan keselamatan dalam segala hal," tandas dia. 

Tradisi padusan ini sekaligus untuk menandai dibukanya padusan menyambut bulan Ramadan di umbul kemanten.

Tradisi padusan dibuka selama empat hari mulai, Jumat, Sabtu, Minggu dan Senin. Ditargetkan ada sekitar 30 ribu pengunjung selama empat hari.

Baca Juga:Jadwal Babak 12 Besar Liga 3 Jateng: Tiga Wakil Soloraya Bertanding Lur!

"Untuk padusan sudah kita mulai hari ini hingga Sabtu, Minggu dan Senin. Targetnya kalau khusus umbul kemanten bisa mencapai 30.000 pengunjung," pungkas dia.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini