Rochmad menambahkan dari hasil penelusuran baliho tersebut dipasang di Bendosari dua titik dan satu titik di Sukoharjo.
Pihaknya pun langsung memerintahkan jajaran di 12 kecamatan untuk menyisir lagi apakah ada baliho-baliho serupa.
"Menurut informasi, Senin (8/1/2024) baliho belum ada, kemungkinan dipasang pada Selasa (9/1/2024) dini hari," pungkas dia.
Sementara itu, Komandan Kodim 0726/Sukoharjo, Letkol Czi Slamet Riyadi angkat bicara soal munculnya spanduk bergambar dirinya yang bersanding dengan pasangan calon presiden dan wakil presiden.
Baca Juga:Usai Debat Capres Semalam, Gibran Tak Pulang ke Solo, Ternyata Kunjungi 2 Wilayah Ini
Dandim pun melakukan klarifikasi dengan menggelar jumpa pers di Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sukoharjo, Kamis (11/1/2024) sore.
Dandim dengan tegas menyampaikan tidak pernah memerintahkan siapapun untuk membuat atau memasang baliho yang dimaksud.
"Saya tegaskan bahwa saya beserta anggota TNI masih tetap memegang teguh netralitas TNI," katanya.
Dandim pun menyerahkan adanya temuan ini ke Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Bawaslu Sukoharjo untuk diproses.
"Saya serahkan temuan ini ke Gakkumdu untuk diproses lebih lanjut. Saya akan menyerahkan laporan resmi ke Gakkumdu," sambung dia.
Baca Juga:Cukur Rambut hingga Perawatan Wajah Sebelum Debat Capres, Gibran Jadi Sorotan Netizen
Menurutnya pencatutan foto dirinya di spanduk dan bersanding di salah satu paslon capres-cawapres dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.