Tembok Keraton Surakarta Dekat Kediaman PB XIII Kembali Roboh, Warga: Belum Lama Robohnya

Salah satu warga Baluwarti, Bambang Ary mengatakan jika tembok itu belum lama ini sekitar dua atau tiga mingguan.

Galih Priatmojo
Kamis, 29 Desember 2022 | 15:59 WIB
Tembok Keraton Surakarta Dekat Kediaman PB XIII Kembali Roboh, Warga: Belum Lama Robohnya
Tembok Keraton Kasunanan Surakarta yang belum lama roboh. (Suara.com/Ari Welianto)

SuaraSurakarta.id - Kerusakan tembok Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat Kelurahan Baluwarti, Kecamatan Pasar Kliwon kondisinya semakin parah.

Setelah tembok Ndalem Prabuwinatan roboh pada tahun 2018 lalu dan kondisinya semakin parah serta melebar. Belum lama ini tembok Ndalem Prabuningratan atau sebelah timurnya juga roboh. 


Kondisinya pun dikhawatirkan akan semakin parah dan bisa merambat ke bagian lain. Apalagi lokasinya berada di dekat kediaman Raja Keraton Kasunanan Surakarta, Sinuhun Paku Buwono (PB) XIII, Sasana Putro.


Salah satu warga Baluwarti, Bambang Ary mengatakan jika tembok itu belum lama ini sekitar dua atau tiga mingguan. Kalau yang di sebelah selatannya sudah lama tahun 2018 lalu.

Baca Juga:Kraton Solo: Gabung NKRI, Keraton Surakarta Banyak Kehilangan Aset dan Sumber Dana


"Tembok yang sebelah timur itu belum lama ini roboh. Bulan Desember 2022, sekitar dua atau tiga minggu lalu. Saya November 2022 lewat situ belum roboh," terang dia, Kamis (29/12/2022).


Sebagai warga jelas merasa prihatin dengan kondisi tembok yang roboh itu. Dikhawatirkan kondisinya semakin parah dan merambat bisa ke bagian lain.


"Kita prihatin pastinya dengan kondisinya. Itu bisa membahayakan warga yang lewat juga dengan tinggi tembok lebih dari 6 meter, sewaktu-waktu bisa roboh," ungkap dia.


Pihaknya sudah melaporkan robohnya tembok yang baru ke Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jateng, Pemkot Solo, dan DPRD Solo. 


Bahkan kondisi ini sudah sampai ke Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres).

Baca Juga:Kronologi Konflik Keraton Surakarta, Masalah Internal Kerajaan Tak Kunjung Reda


"Sudah saya laporkan kerusakan dan kondisi keraton. Diharapkan ada penanganan agar tidak sampai parah," katanya.


Warga pun berharap agar konflik bisa selesai dan bersama-sama memperbaiki dan mengembangkan keraton. 


Karena jika masih ada konflik maka bantuan dari pemerintah tidak akan turun.


"Sangat eman-eman, ini kan peninggalan sejarah. Berharap konflik selesai dan keraton bisa perbaiki," sambung dia.


Bambang menjelaskan, jika tembok yang sudah lama roboh itu merupakan pembatas dengan kedaton. Sebenarnya yang roboh itu bagian dari sentral atau pradikta itu merupakan gardu listrik atau pusat pengelolaan listrik untuk keraton yang dibangun pada kejayaan Sinuhun Paku Buwono (PB) X.


Sedangkan yang roboh baru itu di sebaliknya ada kolam untuk pendingin generator. Merunutnya tembok itu sangat vital.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak