Awas! Mulut Tak Bersih Menjadi Faktor Penyebab Gigi Berlubang, Ini Penjelasan Dokter

Dokter mengatakan kondisi mulut tak bersih menjadi faktor dominan yang menyebabkan gigi berlubang

Budi Arista Romadhoni
Kamis, 15 September 2022 | 13:00 WIB
Awas! Mulut Tak Bersih Menjadi Faktor Penyebab Gigi Berlubang, Ini Penjelasan Dokter
ilustrasi gigi bersih dan putih. Dokter mengatakan kondisi mulut tak bersih menjadi faktor dominan yang menyebabkan gigi berlubang. (Pexels.com)

SuaraSurakarta.id - Dokter gigi spesialis konservasi gigi drg. Hanny Ilanda, Sp.KG mengatakan kondisi mulut tak bersih menjadi faktor dominan yang menyebabkan gigi berlubang.

"Hal ini menjadi awal timbulnya lubang gigi (karies) yang terbentuk karena adanya sisa-sisa makanan di sekitar gigi dan jaringan pendukung yang terkontaminasi dengan bakteri," kata Hanny dikutip dari ANTARA pada Kamis (15/9/2022) .

Hanny yang yang berpraktik di Dental Specialist Clinic RS Pondok Indah – Puri Indah itu menuturkan
perlahan, sisa makanan yang menumpuk akan membentuk plak dan berubah menjadi asam.

Suasana asam dari sisa makanan inilah yang menyebabkan demineralisasi dari email dan dentin yang ada di permukaan gigi.

Baca Juga:Cerita Tri Putra, Dokter Gigi Viral yang Gemar Buat Konten Satisfying saat Bersihkan Karang Gigi Pasien

Menurut Hanny, lubang pada gigi yang masih belum ditangani dapat menembus dan merusak tulang di sekitar gigi, dan pada akhirnya akan mengganggu saraf gigi.

"Apabila masih dibiarkan, gigi akan mati dan membusuk," tutur dia.

Lebih lanjut, sambung Hanny, bakteri dalam gigi yang sudah membusuk dapat menyebar dan mengakibatkan peradangan pada bagian tubuh yang lain, mulai dari otot jantung, ginjal, hidung, hingga mata, bahkan mengakibatkan peradangan artritis pada sendi.

Penyebaran penyakit dari gigi ke organ tubuh lain ini dapat dijelaskan melalui teori fokal infeksi. Fokal infeksi adalah infeksi kronis di suatu tempat yang memicu penyakit di lokasi lain dalam tubuh.

Lesi-lesi pada mulut yang merupakan fokal infeksi di antaranya adalah gigi dengan infeksi saluran akar,
abses, kista, granuloma, peradangan, serta
infeksi jaringan periodontal (penyangga gigi) yang melibatkan gusi dan tulang alveolar.

Baca Juga:Rajin Sikat Gigi Tapi Gigi Mudah Rapuh? Ini 5 Kemungkinan Penyebabnya

Pada gigi-gigi tersebut, perlu dilakukan prosedur berupa perawatan saluran akar guna membersihkan mikroorganisme yang terdapat di dalamnya, ataupun pembersihan karang gigi dan perawatan jaringan penyangga gigi dan gusi.

Hanny mengatakan, pemeriksaan gigi secara berkala dapat membantu seseorang memiliki gigi yang kuat dan mulut yang sehat, sehingga dapat makanan dengan lebih baik.

Apabila kondisi gigi dan mulut yang perlu perawatan dapat ditemukan pada tahap awal, penanganan dapat segera dilakukan sebelum kondisi menjadi semakin parah.

"Selain penanganannya lebih mudah, dari segi finansial pun akan menjadi lebih ekonomis," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak