alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Innalillahi, Pemancing Asal Sukoharjo yang Tersapu Air Bah Ditemukan Meninggal

Ronald Seger Prabowo Senin, 08 November 2021 | 16:06 WIB

Innalillahi, Pemancing Asal Sukoharjo yang Tersapu Air Bah Ditemukan Meninggal
Tim SAR gabungan di bawah koordinasi Basarnas Pos SAR Surakarta korwil Solo kembali melanjutkan pencarian SF, 17, korban tenggelam di Sungai Gembong di Desa Bolong, Kecamatan/Kabupaten Karanganyar, Senin (8/11/2021). [Solopos.com/Akhmad Ludiyanto]

Dengan ditemukannya jenazah korban, maka operasi pencarian di bawah kendali Basarnas Pos SAR Surakarta tersebut dinyatakan ditutup.

SuaraSurakarta.id - Pencarian pemancing asal Sukoharjo, Sandika atau SF (17) yang tersapu air bah Sungai Gembong, Desa Bolong, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Karanganyar, akhirnya ditemukan, Senin (8/11/2021) pukul 11.10 WIB.

Sayang, korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernawa. Saat ditemukan, korban dalam keadaan terimpit bebatuan sungai dalam kondisi meninggal dunia.

Diwartakan Solopos.com--jaringan Suara.com, koordinator Basarnas Pos SAR Surakarta, Arief Sugiyarto, mengatakan korban ditemukan sejauh 1,75 kilometer (km) dari tempat kejadian perkara (TKP).

“Korban terimpit bebatuan sungai pada lokasi sungai berkedalaman sekitar 1 meter,” ujarnya saat ditemui di lokasi didampingi Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar, Bagoes Darmadi, Senin (8/12/2021).

Baca Juga: Beri Peringatan Kepada Para Pemancing Rawa, Warganet Justru Fokus Pada Ucapan Pria Ini

Menurut Arief, korban selesai dievakuasi ke ambulans pada pukul 11.30 WIB. Korban kemudian dilakukan visum luar dan selanjutnya dibawa ke rumah duka.

Dengan ditemukannya jenazah korban, maka operasi pencarian di bawah kendali Basarnas Pos SAR Surakarta tersebut dinyatakan ditutup.

Pihak Basarnas dan BPBD Karanganyar mengungkapkan belasungkawa kepada keluarga korban. Arief juga mengucapkan terima kasih kepada semua sukarelawan dari berbagai elemen yang terlibat secara langsung maupun tak langsung dalam operasi pencarian korban tersebut.

Tim SAR gabungan di bawah koordinasi Basarnas Pos SAR Surakarta melanjutkan pencarian Senin pagi setelah dihentikan Minggu (7/11/2021) dihentikan pukul 17.30 WIB.

Pencarian dilakukan dengan cara susur sungai oleh 2 tim, masing-masing 10 orang. Pencarian dilakukan hingga 6,5 kilometer [km] dari TKP.

Baca Juga: Kronologi 8 Siswa SDN Sukoharjo Terpapar Covid-19, Disdikpora Bantul: Karena Ketidaktahuan

Selain ada tim yang melakukan pencarian, pihaknya juga menempatkan personel di jembatan Gembong atas, Ngelo, Trani, Menjing dan sungai Samin atas untuk melakukan pemantauan debit air demi keselamatan pencarian.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait