alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Imbas PPKM, PHK Gelombang ke-2 Mengancam Buruh di Sukoharjo

Budi Arista Romadhoni Minggu, 08 Agustus 2021 | 10:59 WIB

Imbas PPKM, PHK Gelombang ke-2 Mengancam Buruh di Sukoharjo
Ilustrasi PHK dampak dari PPKM (Shutterstock)

Gelombang PHK diprediksi akan terjadi di Sukoharjo, sebab saat ini sudah terjadi pemotongan gaji karyawan

SuaraSurakarta.id - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) memberikan dampak besar terhadap ekonomi di Kabupaten Sukoharjo

Ditambang perpanjangan  PPKM  berdampak meningkatnya gelombang pailit di sejumlah sektor usaha seperti ritel, perhotelan hingga manufaktur di Sukoharjo.

PPKM membuar gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) jilid II menjadi ancaman para pekerja yang ditandai dengan pemangkasan gaji para pekerja.

Sejumlah perusahaan berskala besar hingga kecil masih kesulitan mencari pemasukan untuk menutup biaya operasional. Tingkat permintaan atau order belum sebanyak saat sebelum merebaknya pandemi Covid-19. Kondisi ini memunculkan gelombang PHK karyawan jilid II.

Baca Juga: Kasus Positif Covid-19 Meningkat, Karimun Kini Terapkan PPKM Level 4

Menyadur dari Solopos.com, Sekretaris Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Sukoharjo, Endang Mulyani, mengatakan ada sejumlah perusahaan yang terpaksa mengambil kebijakan PHK lantaran minimnya pemasukan akibat pandemi Covid-19.

“Di wilayah Kecamatan Grogol, ada perusahaan yang melakukan PHK terhadap delapan karyawan. Sekarang masih dalam proses mediasi tripartit yang difasilitasi pemerintah,” kata dia, Minggu (8/7/2021).

Saat awal munculnya pandemi Covid-19 pada 2020, jumlah karyawan yang terkena PHK dan dirumahkan oleh perusahaan mencapai lebih dari 5.200 orang. Mereka berasal dari perusahaan yang bergerak di bidang tekstil, perhotelan, dan kesehatan.

Tak menutup kemungkinan, ledakan gelombang PHK jilid II kembali terjadi akibat pembatasan aktivitas usaha selama penerapan PPKM Darurat pada 3 Juli. “Kami hanya bisa memfasilitasi jika ada laporan terkait PHK karyawan oleh manajemen perusahaan. Kami juga memahami kondisi finansial masing-masing perusahaan berbeda,” ujar dia.

[Suara.com/Ema Rohimah]
[Suara.com/Ema Rohimah]

Lowongan Kerja

Baca Juga: 5 Komponen Mobil yang Bisa Dicek Sendiri di Rumah Selama Masa PPKM

Perusahaan yang mengambil kebijakan PHK dan merumahkan karyawan wajib melaporkan kepada instansi terkait. Apabila ada perusahaan lain yang membuka lowongan kerja maka petugas pengawas ketenagakerjaan bakal menghubungi mereka agar segera melamar dan mendapatkan pekerjaan baru.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait