Meski saat ini sudah nyaman dengan bisnis kulinernya dan sudah tidak lagi berhubungan dengan dunianya dulu, tapi sempat ada tawaran untuk gabung lagi. Namun, itu tidak membuat goyah dan tetap dengan kondisinya saat ini.
"Tawaran masing ada, baik itu dari guyonan atau sosial media, atau mas ikut gabung di satu grup ini. Beberapa kali gabung grup tapi keluar karena isinya yang tidak sesuai, sempat kontak langsung dengan beberapa teman lama di Suriah," tutur dia.
Ia berharap kepada generasi muda untuk banyak-banyak belajar, mencari guru yang tepat bisa membawa diri sendiri, keluarga, bangsa yang lebih baik dan maju.
"Dengan buka soto, ini adalah jihad dan dakwah saya. Saya menjamin makanan ini halal dan bersih, bersopan santun dan menyapa, kemudian bertetangga juga baik," pungkasnya.
Kontributor: Ari Welianto
Baca Juga:36 Korban Peristiwa Bom Bali I dan II Dapat Kompensasi