Selain mural naratif tersebut, beberapa seniman juga membuat mural bertema sosok Pak Rudy yang njawani dan berwibawa, dengan tagline "Maturnuwun".
Semuanya itu Ia lakukan dan rekannya ini sebagai bentuk ungkapan terimakasih atas pengabdian Rudy selama ini bagi kota Solo. Sekaligus juga sebagai penanda sejarah bahwa di Solo pernah memiliki figur wali kota yang unik, sederhana dan merakyat seperti sang wali kota.
"Saat ini kami masih menggarap mural mengenai Pak Rudy, di daerah Kampung Pucang sawit, dan ini masih juga berlangsung," ujar Irul.
Irul , ketika ditemui di rumahnya di Kampung Purwosari tersebut, menjelaskan kedekatannya dengan sang wali kota sangat dekat dalam dunia seni. Sosok Rudy dinilainya merakyat dengan masyarakat Solo baik secara personal maupun keseluruan, dan mudah berbaur setiap suasana dan kondisi.
Baca Juga:Banjir 2007 Momen Tak Terlupakan Wali Kota Solo, Alasannya Bikin Trenyuh
Kontributor: Budi Kusumo