Satreskrim Karanganyar Bekuk 2 Pemasok Ratusan Kilogram Pupuk Tak Berizin

Dari tangan pelaku, polisi turut menyita 11 sak pupuk Urea yang total beratnya 600 kilogram.

Ronald Seger Prabowo
Selasa, 26 Januari 2021 | 16:04 WIB
Satreskrim Karanganyar Bekuk 2 Pemasok Ratusan Kilogram Pupuk Tak Berizin
Kasatreskrim Polres Karanganyar AKP Tegar Satrio Wicaksono menunjukkan pelaku dan barang bukti pupuk tak berizin di mapolres setempat, Selasa (26/1/2021).(Dokumentasi Polres Karanganyar)

SuaraSurakarta.id - Satreskrim Polres Karanganyar menangkap dua pemasok pupuk Urea tanpa izin. Kedua pelaku yakni berinisial MY (39) warga Popongan, Karanganyar dan KY (43) warga Wonogiri.

Dari tangan keduanya, polisi turut menyita 11 sak pupuk Urea yang total beratnya 600 kilogram. Pelaku dan barak bukti ditunjukkan Kasar Reskrim, AKP Tegar Satria Wicaksono di Mapolres Karanganyar, Selasa (26/01/2021).

"Jadi yang bersangkutan menjual pupuk bersubdi tanpa melalui ijin dari distributor, dan tidak memiliki ijin pendistribusi pupuk berrsubsiadi " kata  Tegar mewakili Kapolres Karanganyar AKBP Muchammad Syafi Maulla.

Tegar memaparkan, dari keterangan awal pelaku mengaku baru sekitar dua bulan dan terungkap setelah informasi dari pihak dinas Pertanian Karanganyar.

Baca Juga:Astaga! Viral Isi Truk Bermuatan Minuman Terguling di Gunung Lawu Dijarah

"Setelah mendapatkan informasi itu, kita lakukan rangkian penyidikan dan pelaku kita tangkap kemarin," jelasnya.

Barang bukti disita dari salah satu toko penyedia pupuk di Desa Popongan diantaranya juga uang hasil penjualan Rp 186 ribu dua sak pupuk phonska serta kwitansi.

Dalam pemeriksaan MY pemilik toko tadi, kalau membeli pupuk subsidi dari Sukoharjo dengan mengecer sesuai pesanan. Sedangkan KY temannya memasok pupuk untuk dijual kembali kepada dirinya.

"Kalau dapat pesenan lewat telpon. Saya gak jual umum. Saya kirim hanya dua sampai tiga sak. Dan saya sisipkan ke pembeli jika membeli pupuk bukan subsidi. Untungnya cuma sedikit 15 ribu ," ungkap MY.

Dua pelaku ini dijerat tindak pidana ekonomi sesuai peraturan Menteri Perdagangan Nomer 15/M-DAG/PER/4/2013. Aturan tentang pengadaan dan penyalurab pupuk bersubsidi. Sekaligus peraturan presiden dan Undang Undang Darurat Nomer 7 Tahun 1955 tentang pengusutan tindak pidana ekonomi.

Baca Juga:Gara-gara Google Maps, Truk Bermuatan Minuman Terguling di Gunung Lawu

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak