Belasan Siswa Digrebek di Bangunan Kosong, Kepala Sekolah Minta Maaf

Kegiatan yang dilakukan belasan pelajarnya dari kelas 3 IPA 2 itu untuk membuat album kenangan.

Ronald Seger Prabowo
Minggu, 20 Desember 2020 | 16:05 WIB
Belasan Siswa Digrebek di Bangunan Kosong, Kepala Sekolah Minta Maaf
Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Karanganyar, Windarti. (Suara.com/Ronald Seger Prabowo)

SuaraSurakarta.id - Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Karanganyar, Windarti meminta maaf kepada semua pihak atas kasus belasan siswanya yang digrebek dan dibubarkan personel Sat Binmas Polresta Surakarta di sebuah bangunan kosong di Kawasan Kerten, Kecamatan Laweyan, Kamis (17/12/2020) lalu.

Namun Windarti memberikan klarifikasi berkait kegiatan yang dilakukan belasan pelajarnya dari kelas 3 IPA 2 itu untuk membuat album kenangan.

"Setelah kami telusuri, mereka hendak membuat foto kenang-kenangan. Kami meminta maaf kepada semua pihak, apalagi disaat pandemi seperti ini tidak boleh bergerombol," kata Windrati kepada wartawan, Minggu (20/12/2020).

"Kami pastikan mereka bukan seperti yang dipikirkan (akan berbuat hal yang melanggar norma susila-red)," tambah dia.

Baca Juga:Pemakaman Covid-19 di Karanganyar Meningkat, Stok APD Cuma Sampai Desember

Windrati memaparkan, dari keterangan para siswa, mereka sejatinya hendak menuju kampung batik Laweyan. Namun karena tak mengetahui rute, akhirnya kesasar hingga ke Kerten.

Anggota Sat Binmas Polresta Surakarta menggrebek sekaligus membubarkan belasan pelajar di sebuah bangunan kosong. (dok Polresta Surakarta)
Anggota Sat Binmas Polresta Surakarta menggrebek sekaligus membubarkan belasan pelajar di sebuah bangunan kosong. (dok Polresta Surakarta)

Meski demikian, lanjut dia, pihaknya telah mengumpulkan para siswa yang terlibat kegiatan tersebut untu

"Sebetulnya, mereka itu dari kelas XII IPA 2 MAN 2 Karanganyar. Mereka telah kami kumpulkan, dan kami berikan pembinaan. Semoga, peristiwa seperti ini tidak terulang kembali," harpanya.

Sebelumnya dalam kegiatan yang dipimpin Kanit Bintibmas, Iptu Winarsih, pembubaran gerombolan pelajar siswa maupun siswi itu sempat menjadi perbincangan di media sosial setelah diunggah di akun instagram @polrestasurakarta.

Kasat Binmas Polresta Surakarta, AKP Febriani Aer menyebut pembubaran itu dilakukan guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Baca Juga:Pakai Mobil Brong, Siswi SMA di Karanganyar Nekat Bleyer Polisi

"Kami mendapat laporan dari masyarakat yang curiga dengan kegiatan gerombolan pelajar di bangunan kosong. Akhirnya kita terjunkan tim untuk mengecek," kata Febri mewakili Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak kepada Suara.com, Jumat (18/12/2020).

Dia memaparkan, saat dimintai keterangan belasan pelajar itu mengaku sedang proses pembuatan foto kenang-kenangan.

"Kalau membuat foto kenangan seharusnya bisa di tempat yang representatif dan bagus tentunya. Tidak di bangunan dan lahan kosong seperti itu," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak