Budi Arista Romadhoni
Selasa, 24 Februari 2026 | 14:07 WIB
Ilustrasi program tarawih berhadiah di Masjid Al Huda Ngruki Sukoharjo. [Dok Suara.com/AI]
Baca 10 detik
  • Masjid Al Huda Ngruki di Sukoharjo mengadakan program tarawih berhadiah untuk menjaga konsistensi jamaah sepanjang Ramadhan.
  • Setiap selesai tarawih, jamaah menerima kupon undian untuk memenangkan hadiah seperti sepeda dan mesin cuci.
  • Program ini sukses membuat masjid tetap penuh jamaah, meskipun beberapa netizen menekankan pentingnya niat beribadah.

SuaraSurakarta.id - Masjid Al Huda Ngruki di Sukoharjo kini menjadi perhatian banyak orang karena inisiatif unik mereka dalam menyemangati jamaah agar tetap istiqomah melaksanakan ibadah tarawih hingga akhir Ramadhan.

Program tarawih berhadiah yang mereka adakan berhasil menarik perhatian, tidak hanya di kalangan jamaah setempat tetapi juga di luar daerah.

Berikut adalah 7 fakta menarik tentang program tarawih berhadiah yang digelar oleh Masjid Al Huda Ngruki.

1. Program Tarawih Berhadiah di Masjid Al Huda Ngruki

Masjid Al Huda Ngruki, yang berlokasi di Sukoharjo, membuat gebrakan dengan mengadakan program tarawih berhadiah untuk para jamaah. Setiap jamaah yang datang untuk shalat tarawih di masjid ini diberi kesempatan untuk memenangkan hadiah dengan cara mengambil kupon setelah selesai melaksanakan ibadah. Hal ini memberikan insentif bagi para jamaah untuk tetap istiqomah beribadah hingga akhir Ramadhan.

2. Kupon yang Diberikan Setiap Selesai Tarawih

Setiap kali tarawih selesai, para jamaah akan menerima kupon undian. Kupon ini dapat digunakan untuk memenangkan berbagai hadiah menarik yang telah disiapkan oleh pihak masjid. Dengan cara ini, masjid tidak hanya memberikan wadah untuk ibadah tetapi juga memberi hadiah sebagai motivasi tambahan bagi jamaah untuk hadir setiap malam selama bulan Ramadhan.

3. Hadiah Menarik untuk Para Jamaah

Hadiah yang disediakan untuk para jamaah bukanlah hadiah biasa. Dari sepeda, mesin cuci, hingga berbagai hadiah lainnya, semua ini menjadi daya tarik bagi jamaah untuk tetap datang ke masjid. Hadiah-hadiah ini tidak hanya membuat ibadah tarawih semakin semangat, tetapi juga memberikan sesuatu yang dapat dinikmati oleh jamaah setelah beribadah.

Baca Juga: Polsek Grogol Gelar Rekonstruksi Kasus Kekerasan Bersama Berujung Kematian

4. Membuat Masjid Tetap Penuh Jamaah

Masjid Al Huda Ngruki sukses menjaga masjid tetap penuh jamaah setiap malam selama bulan Ramadhan. Program ini terbukti efektif membuat jamaah tetap hadir, bahkan sepanjang bulan suci. Salah satu faktor utama keberhasilan program ini adalah hadiah yang menarik, yang membuat jamaah bersemangat untuk melaksanakan ibadah tarawih tanpa alasan untuk meninggalkan masjid.

5. Mendorong Konsistensi Jamaah Tarawih

Salah satu tantangan utama yang sering dihadapi banyak masjid adalah menurunnya jumlah jamaah yang datang untuk tarawih setelah beberapa malam pertama Ramadhan. Banyak masjid yang akhirnya pasrah dengan jumlah jamaah yang berkurang seiring berjalannya waktu. Namun, Masjid Al Huda Ngruki berhasil mengatasi hal tersebut dengan cara yang kreatif dan efektif, yaitu memberikan insentif berupa hadiah. Hal ini membuat jamaah lebih termotivasi untuk tetap hadir di masjid sepanjang bulan Ramadhan.

6. Masjid Lain Yang Pasrah dengan Penurunan Jamaah

Banyak masjid lainnya yang cenderung pasrah ketika jumlah jamaah yang datang untuk tarawih mulai berkurang di pertengahan bulan Ramadhan. Namun, Masjid Al Huda Ngruki menunjukkan bahwa dengan pendekatan yang tepat, seperti memberikan hadiah dan insentif, jamaah bisa tetap menjaga konsistensi mereka. Ini menjadi pelajaran bagi masjid-masjid lain untuk lebih kreatif dalam menarik jamaah dan menjaga semangat ibadah.

7. Pandangan Netizen tentang Program Tarawih Berhadiah

Namun, meskipun program tarawih berhadiah ini telah menarik banyak perhatian, beberapa netizen memberikan pandangan berbeda tentang tujuan awal di balik program ini. Seorang netizen berkomentar, "Niat dari pengurus adalah memakmurkan masjid. Kesadaran memang harus diupayakan. Kita doakan saja supaya jamaah dengan sadar ke masjid." Menurutnya, meskipun hadiah bisa menjadi insentif, yang lebih penting adalah bagaimana menjaga kesadaran jamaah untuk datang ke masjid dengan niat yang tulus.

Lebih lanjut, netizen tersebut menambahkan, "Pasti nanti yang dapat hadiahnya adalah jamaah yang ibadah karena Allah tanpa mengharapkan hasil undian." Artinya, hadiah hanya sebagai pemanis, sementara yang utama adalah niat dan keikhlasan dalam beribadah.

Netizen lainnya juga memberikan pandangan positif terhadap program ini, "Pertama karena hadiah, selanjutnya akan terbiasa dan mendapatkan ketenangan setelah sholat. Semoga ibadahnya lancar semua." Ini menunjukkan bahwa hadiah dapat menjadi pemicu untuk jamaah mulai rutin beribadah dan akhirnya merasakan manfaat spiritual dari ibadah tersebut, bukan hanya sekedar mengejar hadiah duniawi.

Keberhasilan Masjid Al Huda Ngruki dalam mengadakan program tarawih berhadiah ini membuktikan bahwa dengan sedikit kreativitas, kegiatan ibadah bisa menjadi lebih menyenangkan dan penuh semangat. Program ini juga mengingatkan kita semua akan pentingnya menjaga konsistensi dalam beribadah, terutama di bulan Ramadhan yang penuh berkah.

Semoga kita semua tetap istiqomah dalam menjalankan ibadah tarawih, dan insya Allah program-program seperti ini dapat lebih banyak diterapkan di masjid-masjid lainnya untuk menjaga semangat umat selama bulan suci Ramadhan.

Kontributor : Dinar Oktarini

Load More