- Polresta Surakarta menggelar patroli gabungan guna menjaga keamanan malam takbiran Idul Adha pada Selasa, 26 Mei 2026.
- Petugas mengamankan 27 unit sepeda motor yang melanggar aturan lalu lintas di kawasan Joglo, Kecamatan Banjarsari, Solo.
- Seluruh kendaraan pelanggar dibawa ke Mako Polresta Surakarta untuk diproses hukum melalui pemberian surat bukti pelanggaran tilang.
SuaraSurakarta.id - Polresta Solo menggelar patroli gabungan pada malam takbiran Idul Adha 2026 di wilayah Kota Solo, Selasa malam (26/5/2026).
Dalam kegiatan tersebut, petugas berhasil mengamankan sebanyak 27 unit sepeda motor yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis atau knalpot brong di kawasan Joglo, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta.
Kegiatan patroli gabungan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo dan melibatkan personel gabungan dari jajaran Polresta Solo guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang malam takbiran Hari Raya Idul Adha 2026.
Kasat Lantas Polresta Solo Kompol Dhayita Daneswari, mengatakan bahwa patroli dilaksanakan dengan menyusuri sejumlah titik di wilayah Kota Surakarta yang dianggap rawan gangguan kamtibmas maupun pelanggaran lalu lintas.
"Patroli Gabungan Antisipasi Malam Takbiran Idul Adha 2026 di Wilayah Kota Surakarta dengan rute patroli meliputi seputaran wilayah Kota Surakarta," kata dia.
Dalam patroli tersebut, petugas kemudian melakukan penindakan di Jalan Sumpah Pemuda, Kelurahan Joglo, Kecamatan Banjarsari, tepatnya di depan Makam Bonoloyo.
Di lokasi tersebut ditemukan sejumlah pengendara sepeda motor yang melakukan pelanggaran lalu lintas.
Petugas melakukan penindakan terhadap kendaraan bermotor yang menggunakan knalpot brong, pengendara yang tidak melengkapi surat kendaraan, tidak dapat menunjukkan STNK maupun SIM, serta pengendara yang tidak mengenakan helm.
"Sebanyak 27 unit sepeda motor berhasil diamankan dalam kegiatan tersebut," terang Kompol Dhayita .
Baca Juga: Bukan Klitih, Video Viral Penganiayaan di Solo Ternyata Dipicu Salah Paham
Selanjutnya, seluruh kendaraan yang diamankan dibawa ke Mako Polresta Surakarta untuk dilakukan proses penindakan berupa tilang oleh Baur Tilang Satlantas Polresta Surakarta. Selain itu, kendaraan juga dipasang police line sebagai bentuk penegakan hukum terhadap pelanggaran yang dilakukan.
Secara terpisah, Kapolresta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, mengimbau masyarakat agar merayakan malam takbiran dengan kegiatan yang positif dan tetap menjaga ketertiban umum.
“Kami mengimbau kepada masyarakat Kota Surakarta agar lebih baik melaksanakan takbiran di masjid maupun mushola bersama warga sekitar, sehingga suasana tetap aman, nyaman dan kondusif,” ungkapnya.
Kapolresta juga meminta para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya, terutama apabila keluar rumah pada malam hari, guna mencegah keterlibatan dalam aksi balap liar maupun penggunaan kendaraan berknalpot brong yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat.
“Kami juga mengajak para orang tua untuk ikut mengawasi anak-anaknya apabila keluar malam. Jangan sampai terlibat dalam kegiatan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Sopir Truk Asal Solo Jadi Korban Kapal Virgo, Ternyata Naik Pakai KTP Saudara Kembar
-
Cerita Paman Aldo, Penumpang Kapal Virgo Transport 8, Niat Bekerja untuk Bantu Orang Tuanya
-
Kisah Ahda Dhiyaurrohman, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Solo, Nekat Merantau Tanpa Restu Ortu
-
Dewi Natalia, Mantri BRI yang 14 Tahun Dampingi Pedagang dan Lawan Jerat Rentenir
-
Warung Makan Non Halal di Sukoharjo Diduga Dibakar oleh OTK