- Empat orang tak dikenal membakar warung dan merusak barang di Sukoharjo pada Sabtu dini hari.
- Pelaku menodongkan senjata tajam kepada karyawan dan menyebabkan kerugian material mencapai sekitar tiga puluh juta rupiah.
- Polres Sukoharjo langsung menyelidiki kasus pembakaran tersebut dengan melakukan olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan saksi.
SuaraSurakarta.id - Sebuah warung makan non halal Mie dan Babi Tepi Sawah di Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo diduga dibakar oleh orang tak dikenal (OTK) pada, Sabtu (12/9/2026) dini hari.
Informasi yang diterima, kejadian terjadi sekitar pukul 04.15 WIB. Warung tersebut tiba-tiba didatangi oleh empat OTK.
Pelaku tidak hanya membakar warung dan sepeda motor tapi juga merusak kaca etalase dapur. Pelaku bahkan sempat menodongkan senjata tajam kepada karyawan dam menyuruhnya untuk jongkok.
Pengelola warung Mie dan Babi Tepi Sawah Jodi Sutanto mengatakan baru tahu kalau terbakar itu sekitar pukul 05.00 WIB. Kalau kejadiannya itu katanya sekitar pukul 04.00 WIB.
“Orang kita telepon berulang kali, cuma saya masih tertidur, istri saya mungkin sudah terbangun, akhirnya keangkat. Lalu di info sekitar pukul 04.00 ya,” ujarnya, Sabtu (12/8/2026).
Menurutnya informasi yang diterima itu ada sejumlah OTK mendatangi salah karyawan menjaga warung di kamar tidur bagian depan. Bahkan sempat diancam pakai senjata tajam (sajam).
“Mungkin pukul 04.00 itu ada orang empat yang datang dan mendobrak pintu tempat tidur. Satu orang menodongkan senjata tajam pisau kecil,” kata dia.
Dikatakannya mereka itu meminta karyawan buat keluar dari kamar dan berjongkok di depan warung.
“Mereka menyuruh karyawan keluar dan disuruh jongkok di depan. Bahkan nyuruh diam dan diminta berhitung 1 sampai 1000. Satu orang itu merusak barang, satunya lagi membakar gudang dan tempat tidur,” ungkapnya.
Baca Juga: Bro Ron Sindir Keras OTT Bupati Sukoharjo: Mungkin Mau Ikuti Sekjennya
Mereka datang mengenakan penutup wajah yang memperlihatkan matanya saja. Mereka berada di warung itu sekitar 30-45 menit.
Jodi menyebut satu unit gudang penyimpanan barang bekas dan satu unit tempat tidur karyawan terbakar di bagian atap. Sejumlah barang dirusak dan dibakar termasuk satu unit sepeda motor. Untuk total kerugian itu berkisar puluhan juta.
“Kerugian material itu sekitar Rp 30 jutaan. Ada genset, motor, mesin-mesin lainnya, terus ada mesin DVR, ada TV, lalu untuk komputer, untuk kasir, tablet,” papar dia.
Jodi mengaku kalau salah satu karyawannya itu merasa trauma. Karena mendapat pengancaman, lalu berujung pengrusakan sejumlah barang dan pembakaran gudang serta tempat tidur.
“Kondisi Mas Ali pasti trauma, yang penting kalau dari sisi saya itu keselamatan dia. Kalau lainnya itu kita bisa cari, kita bisa beli,” sambungnya.
Sementara itu Polres Sukoharjo pun langsung menyelidiki kasus kebakaran yang diduga dibakar oleh OTK. Bahkan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa saksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
Terkini
-
Hasil Porprov Jateng 2026: Tumbang dari Semarang, Tim Softball Solo Sabet Medali Perak
-
Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi
-
Undangan Sudah Diterima, Jokowi dan Ajudan Tegaskan Bakal Hadir Jadi Saksi di Sidang Roy Suryo
-
Tutup Jalan Slamet Riyadi, Aliansi Mahasiswa Soloraya Teriakkan 'Prabowo-Gibran Penuh Kegagalan!'
-
Refleksi 100 Tahun Sumpah Pemuda, GSI Kumpulkan Ratusan Anak Muda Lintas Organisasi di Kota Solo