Budi Arista Romadhoni
Senin, 14 September 2026 | 07:51 WIB
Sebuah warung makan non halal Mie dan Babi Tepi Sawah di Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo yang diduga dibakar oleh OTK. [Suara.com/Ari Welianto]
Baca 10 detik
  • Empat orang tak dikenal membakar warung dan merusak barang di Sukoharjo pada Sabtu dini hari.
  • Pelaku menodongkan senjata tajam kepada karyawan dan menyebabkan kerugian material mencapai sekitar tiga puluh juta rupiah.
  • Polres Sukoharjo langsung menyelidiki kasus pembakaran tersebut dengan melakukan olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan saksi.

"Ini langsung kita selidiki, karena memang sengaja ada yang bakar. Ada saksi juga yang melihat,” papar Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo.

Kapolres mengatakan dari keterangan salah satu karyawan bernama Ali Qoirun Rosyid (30) itu kejadiannya sekitar pukul 04.15 WIB. Saat kejadian itu sedang tidur di warung lalu didatangi oleh empat orang tak dikenal (OTK). 

“Kejadiannya itu sekitar pukul 04.15 WIB, datang kurang lebih 4 orang yang ciri-cirinya memakai tutup wajah, helm, memakai jaket, celana panjang dan ada yang memakai senjata tajam. Kemudian mendobrak pintu kamar Saudara Ali lalu disuruh bangun dan keluar dari kamar,” jelasnya.

Menurutnya empat orang yang datang itu punya peran yang berbeda saat melakukan aksinya. Ada satu orang yang sempat menodongkan senjata tajam.

"Satu pelaku menodongkan senjata tajam lalu menyuruh saksi untuk jongkok dan diam di dekat etalase dapur," ungkap dia.

“Dua pelaku membakar sepeda motor milik saksi dengan cara menuangkan cairan yang tidak diketahui apakah bensin atau apa dari botol ke motor tersebut. Lalu juga membakar piano kayu yang berada di sebelah motor," lanjut dia.

Kapolres menyebut pelaku lain merusak kaca etalase dapur. Setelah melakukan aksinya para pelaku kemudian kabur menggunakan sepeda motor. 

Lalu salah satu karyawan kemudian membangunkan rekan kerjanya yang tidur di kamar belakang bernama Setiyo Purnomo untuk membantu memadamkan api dan dibantu security pabrik yang berada di sebelah warung.

“Sampai saat dilaporkan tempat kejadian sudah padam dan tidak ada korban jiwa,” tandasnya.

Baca Juga: Bro Ron Sindir Keras OTT Bupati Sukoharjo: Mungkin Mau Ikuti Sekjennya

Polres telah memeriksa dua orang saksi dan melakukan penelusuran rekaman CCTV di sekitar TKP. Bahkan berkoordinasi dengan Bidang Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jateng.

Kontributor : Ari Welianto

Load More