Budi Arista Romadhoni
Rabu, 15 Juli 2026 | 15:10 WIB
Waketum PSI Bro Ron saat menemui Jokowi. [Suara.com/Ari Welianto]
Baca 10 detik
  • KPK melakukan operasi tangkap tangan terhadap Bupati Sukoharjo Etik Suryani atas dugaan pemerasan perangkat daerah pada Juli 2026.
  • Wakil Ketua PSI, Ronald Aristone Sinaga, melontarkan sindiran tajam kepada Sekjen PDIP pasca penetapan tersangka Etik Suryani tersebut.
  • Etik Suryani telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK setelah menjalani pemeriksaan awal di Mapolresta Surakarta dan dibawa ke Jakarta.

SuaraSurakarta.id - Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Sukoharjo Etik Suryani kembali memicu saling sindir di panggung politik nasional. Kali ini, Wakil Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ronald Aristone Sinaga atau Bro Ron melontarkan sindiran yang menyinggung Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP).

Saat ditemui usai bertemu Presiden ke-7 RI Joko Widodo di Solo, Rabu (15/7/2026), Bro Ron awalnya mengaku belum mengetahui kepala daerah yang dimaksud. Setelah diberi tahu bahwa yang terjaring OTT adalah Bupati Sukoharjo dari PDIP, ia langsung memberikan komentar.

"Bupati Sukoharjo. Itu yang mana ya? Oh yang Banteng ya. Ya begitu lah," ujar Bro Ron.

Ia kemudian mengetahui perkara yang menjerat Etik berkaitan dengan dugaan pemerasan terhadap perangkat daerah.

"Yang apa sih? Oh pemerasan, pemalakan. Ya itu lah," katanya.

Bro Ron mengaku prihatin karena praktik korupsi masih melibatkan kepala daerah. Menurutnya, perilaku koruptif semestinya tidak lagi menjadi bagian dari penyelenggaraan pemerintahan.

"Ya itulah prihatin kepala daerah kita kok masih mau kayak gitu ya. Seharusnya sifat-sifat koruptif seperti itu harus hilang," ujarnya.

Namun, pernyataan yang paling menyita perhatian muncul ketika Bro Ron mengaitkan kasus tersebut dengan Sekjen PDIP. Dengan nada menyindir, ia menyebut kepala daerah tersebut seolah ingin mengikuti jejak petinggi partainya.

"Mungkin pengin ikuti kayak sekjennya kali, nggak tahu," tandasnya.

Baca Juga: Bupati Sukoharjo Tak Sendiri, KPK Amankan Empat Orang dalam OTT di Solo Raya

Sindiran itu menjadi sorotan karena secara langsung menyeret nama Sekjen PDIP ke dalam komentar politik menyusul OTT yang menjerat Bupati Sukoharjo.

Seperti diketahui, Bupati Sukoharjo Etik Suryani terjaring OTT KPK pada Kamis (9/7/2026) malam. Ia sempat menjalani pemeriksaan di Mapolresta Surakarta sebelum dibawa ke Jakarta pada Jumat (10/7/2026). KPK kemudian menetapkannya sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan terhadap perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo.

Kontributor : Ari Welianto

Load More