- Satreskrim Polresta Solo menangkap dua pelaku penganiayaan berinisial RAT dan RH pada Selasa (26/5/2026) dini hari.
- Peristiwa penganiayaan terjadi pada 15 Mei 2026 di Jalan Gatot Subroto, Serengan, akibat ketersinggungan saat berkendara.
- Akibat sabetan senjata tajam, korban mengalami luka di paha dan pelaku diancam hukuman lima tahun penjara.
SuaraSurakarta.id - Gerak cepat dilakukan Satreskrim Polresta Solo dalam ungkap kasus penganiayaan bersenjata tajam yang terjadi di kawasan Jalan Gatot Subroto (Gatsu), Serengan, Solo.
Alhasil, dua pelaku yang sempat viral di media sosial berhasil diamankan polisi pada Selasa (26/5/2026) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB setelah dilakukan penyelidikan intensif oleh jajaran Satreskrim Polresta Solo.
Dua pelaku masing-masing berinisial RAT (23) dan RH (30)
Wakapolresta Solo AKBP Sigit mengatakan pengungkapan kasus tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan korban terkait aksi kekerasan jalanan yang terjadi di wilayah Serengan.
"Personel Satreskrim Polresta Solo berhasil mengamankan terduga pelaku penganiayaan yang terjadi di wilayah Serengan," ujar AKBP Sigit saat konferensi pers di Mapolresta Solo.
Kasus tersebut menimpa korban berinisial RS, warga Jalan Arjuna, Serengan, Solo. Peristiwa terjadi pada Jumat (15/5/2026) sekitar pukul 03.40 WIB di Jalan Gatot Subroto, tepatnya di depan sebuah toko panel di kawasan Serengan.
Berdasarkan hasil penyelidikan, insiden bermula saat korban dan pelaku terlibat ketersinggungan ketika sama-sama melintas di jalan raya. Kedua pelaku diketahui berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Scoopy warna putih.
“Ketika berpapasan, terjadi ketersinggungan antar pengguna jalan. Setelah itu pelaku memutar balik kendaraan dan mengejar korban hingga melakukan penganiayaan,” jelasnya.
Akibat aksi brutal tersebut, korban mengalami luka sayatan cukup dalam di bagian paha kanan akibat sabetan senjata tajam dan harus menjalani perawatan medis dengan sejumlah jahitan.
Baca Juga: Sikat Motor Terparkir di Teras, Pemuda Asal Walantaka Diamankan Satreskrim Polresta Solo
Dalam penangkapan itu, polisi turut menyita sejumlah barang bukti berupa satu senjata tajam jenis kerambit warna hitam, satu celurit beserta sarung warna cokelat, satu kapak warna hitam, pakaian pelaku, serta handphone yang digunakan saat kejadian.
“Barang bukti yang kami sita berupa kerambit, celurit, kapak, pakaian dan handphone milik pelaku,” tambah AKBP Sigit.
Polisi saat ini masih melakukan pengembangan terkait kemungkinan keterlibatan kedua pelaku dalam aksi kekerasan jalanan lainnya di Kota Solo.
Meski demikian, hasil pemeriksaan sementara menyebut aksi tersebut dilakukan secara personal dan tidak terkait geng motor maupun kelompok tertentu.
“Untuk sementara tidak ada keterkaitan dengan geng motor atau kelompok tertentu. Ini tindakan personal,” tegasnya.
Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat Pasal 466 KUHP tentang penganiayaan dengan pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Wali Kota Solo Minta Persis Segera Lunasi Tunggakan Sebesar Rp3,21 Miliar
-
Hasil Porprov Jateng 2026: Tumbang dari Semarang, Tim Softball Solo Sabet Medali Perak
-
Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi
-
Undangan Sudah Diterima, Jokowi dan Ajudan Tegaskan Bakal Hadir Jadi Saksi di Sidang Roy Suryo
-
Tutup Jalan Slamet Riyadi, Aliansi Mahasiswa Soloraya Teriakkan 'Prabowo-Gibran Penuh Kegagalan!'