- Karaton Surakarta menggelar tradisi Grebeg Besar dan layanan cek kesehatan gratis untuk masyarakat pada Kamis, 28 Mei 2026.
- Pelayanan kesehatan gratis bagi seluruh usia tersedia di Pagelaran Karaton Surakarta mulai pukul 08.30 WIB dengan syarat KTP.
- Prosesi budaya Grebeg Besar dimulai pukul 09.00 WIB sebagai wujud syukur masyarakat dan pelestarian nilai sejarah Karaton Surakarta.
SuaraSurakarta.id - Masyarakat Kota Solo dan sekitarnya diajak datang ke Pagelaran Karaton Kasunanan Surakarta pada Kamis (28/5/2026) untuk menyaksikan langsung tradisi sakral Grebeg Besar sekaligus mengikuti layanan cek kesehatan gratis.
Kegiatan pelayanan kesehatan gratis tersebut dimulai pukul 08.30 WIB bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Solo, sementara prosesi Grebeg Besar Dal 1959 akan berlangsung pukul 09.00 WIB di lingkungan Karaton Surakarta Hadiningrat.
Pengangeng Sasana Wilapa Karaton Surakarta GKR Koes Moertiyah Wandansari atau Gusti Moeng menyampaikan bahwa masyarakat dipersilakan hadir untuk menjadi bagian dari pelestarian budaya sekaligus memanfaatkan layanan kesehatan gratis yang telah disediakan.
“Silakan masyarakat menjadi saksi perjalanan sejarah dan budaya yang bersumber dari Karaton Surakarta sekaligus mengikuti cek kesehatan gratis di Pagelaran Karaton Surakarta mulai pukul 08.30 WIB,” ujarnya, Rabu (27/5/2026).
Layanan kesehatan gratis tersebut terbuka untuk semua kelompok usia mulai bayi, balita, anak sekolah, dewasa hingga lansia dengan hanya membawa KTP sebagai syarat pendaftaran.
Untuk bayi dan balita, pemeriksaan meliputi skrining kelainan bawaan, status gizi, tumbuh kembang, serta pemeriksaan mata dan telinga.
Sementara anak usia sekolah akan mendapatkan pemeriksaan kesehatan mata, telinga, gigi, deteksi dini TBC dan Hepatitis B, kesehatan jiwa, hingga pemeriksaan aktivitas fisik.
Bagi masyarakat dewasa, layanan mencakup pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, TBC, Hepatitis B dan C, hingga deteksi risiko penyakit kritis seperti stroke, penyakit jantung dan kanker sesuai usia.
Sedangkan untuk lansia, pemeriksaan difokuskan pada evaluasi fungsi indera, kesehatan geriatri, kesehatan jiwa, serta deteksi dini gangguan kardiovaskular.
Baca Juga: Viral Video Panggung Sangga Buwono Keraton Solo Rusak Usai Direvitalisasi
Selain layanan kesehatan, masyarakat juga akan disuguhi prosesi budaya Grebeg Besar berupa kirab sepasang Gunungan Jaler dan Gunungan Estri yang diiringi prajurit Karaton serta abdi dalem menuju Masjid Agung Surakarta.
Tradisi Grebeg Besar sendiri merupakan simbol rasa syukur Karaton dan masyarakat atas limpahan berkah Tuhan Yang Maha Esa yang telah berlangsung turun-temurun sejak masa Pakubuwono XII.
Sementara itu, Pakubuwono XIV Hangabehi mengajak masyarakat untuk terus menjaga budaya adiluhung, gotong royong, serta kebersamaan melalui tradisi Grebeg Besar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Holding Ultra Mikro 5 Tahun, Jutaan UMKM Makin Berdaya
-
Mantan PMI Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon hingga Jantung Kota Taipei
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Dukung Diaspora dan PMI, BRImo Taiwan Raih Penghargaan Inovasi Indonesia 2026
-
Masa Demo di Depan Rumah Jokowi, Serahkan Surat Peringatan dan Plakat Bertuliskan Filosofi Jawa