- Presiden Joko Widodo menerima kunjungan dua tersangka kasus ijazah palsu, Eggy Sudjana dan Damai Hari Lubis, di Solo pada 8 Januari 2026.
- Pertemuan tersebut dikonfirmasi Jokowi sebagai agenda silaturahmi yang ia hargai dan hormati kedatangannya.
- Jokowi berharap pertemuan ini menjadi pertimbangan bagi penyidik Polda Metro Jaya untuk mempertimbangkan *restorative justice*.
SuaraSurakarta.id - Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) blak-blakan soal pertemuannya dengan dua tersangka kasus tudingan ijazah palsu, Eggy Sudjana dan Damai Hari Lubis ke kediamannya di Jalan Kutai Utara 1 Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Kamis (8/1/2026) kemarin.
Jokowi membenarkan kedua tersangka tersebut datang ke sini untuk bersilahturahmi.
"Ya telah hadir bersilahturahmi bapak Prof Eggy Sudjana dan bapak Damai Hari Lubis SH ke rumah saya. Benar, beliau-beliau hadir di dampingi oleh pengacara Bu Elida Netty," terangnya saat ditemui, Rabu (14/1/2026).
Jokowi sangat menghargai dan menghormati kedatangan mereka kedua ke sini untuk bersilahturahmi.
"Dan itu adalah kehadiran untuk silahturahmi. Saya sangat menghargai dan saya sangat menghormati silaturahmi beliau berdua," ungkap mantan Wali Kota Solo dan Gubernur DKI Jakarta ini.
Jokowi menjelaskan dari pertemuan tersebut diharapkan bisa dijadikan pertimbangan bagi Polda Metro Jaya dan penyidik untuk kemungkinan restorative justice.
"Kemudian yang kedua, dari pertemuan silahturahmi itu, semoga bisa dijadikan pertimbangan bagi Polda Metro Jaya dan penyidik untuk kemungkinan restorative justice. Karena itu adalah kewenangan dari penyidik dan Polda Metro Jaya," paparnya.
Ketika ditanya apakah ada permintaan dari keduanya, Jokowi menyebut ada atau tidaknya itu tidak perlu diperdebatkan.
"Menurut saya, ada atau tidak itu tidak perlu diperdebatkan. Karena menurut saya niat baik silahturahmi itu harus saya hormati dan saya hargai," jelas dia.
Baca Juga: Drama Sidang Ijazah Jokowi: Bukti Asli Masih Misteri, Saksi Kunci Disiapkan!
Soal adanya permintaan agar kasusnya dihentikan, Jokowi menyebut itu akan tindak lanjuti sama pengacara beliau.
"Saya kira nanti akan ditindak lanjuti oleh pengacara beliau," tandasnya.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Aksi Nekat Maling di Kadipiro Gagal Total, Tim Sparta Polresta Solo Amankan Terduga Pelaku
-
Solo Disebut Urutan Kedua Kasus HIV/AIDS di Jateng, Ini Respon Respati Ardi
-
Tim Gabungan Polresta Solo Perketat Pengawasan Tempat Hiburan Malam Jelang Libur Panjang
-
Daya Beli Masyarakat Ambyar, Penjualan Hewan Kurban di Kota Solo Turun 20 Persen
-
Marak Teror Pocong Viral di Media Sosial, Polresta Solo Imbau Warga Tetap Waspada