- Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep mengunjungi ulama besar Banten, Abuya Ahmad Muhtadi Dimyathi, pada Kamis (26/2/2026).
- Kunjungan perdana Safari Ramadan PSI ini bertujuan mempererat silaturahmi dan menyampaikan salam dari Presiden Joko Widodo.
- PSI menegaskan pentingnya moral dan nilai agama sebagai kompas politik untuk membangun etika serta keteguhan mental kader.
SuaraSurakarta.id - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang pangarep, Kamis (26/2/2026) sore, bersilaturahmi ke Abuya Ahmad Muhtadi Dimyathi.
Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Roudlotul Ulum Cidahu, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang itu dikenal sebagai salah satu sosok ulama besar dan tersohor dari Provinsi Banten.
Ini menjadi kunjungan pertama dari agenda tahunan PSI bertajuk Safari Ramadan. Tiba sekitar Pukul 15.10 WIB, Kaesang disambut hangat Abuya Muhtadi dan beberapa santrinya.
Kaesang menyampaikan bahwa Abuya mendapatkan salam dari Presiden ke-7 RI Joko Widodo.
"Saya, Kaesang, Pak Kyai. Tadi waktu perjalanan ke sini, Bapak (Jokowi) menelepon saya dan titip salam untuk Pak Kyai." kata Kaesang.
Dalam sowannya ke Abuya Muhtadi, Kaesang mengaku senang lantaran telah disambut dengan hangat. Mereka empat berbincang kurang lebih 30 menit.
Kaesang datang didampingi Ketua Harian DPP PSI Ahmad Ali dan beberapa pengurus DPP PSI lain.
Safari Ramadan ini menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi dengan pesantren-pesantren di berbagai daerah.
Kunjungan dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada para guru agama, kyai, dan ulama yang selama ini menjadi penjaga nilai-nilai moral bangsa.
Baca Juga: Grace Natalie Buka Suara Soal Permintaan Maaf Tersangka Ijazah: Terima, Tapi Hukum Harus Berjalan!
Dalam berbagai kesempatan, Ahmad Ali menegaskan politik bukan sekadar soal strategi dan kekuasaan, tetapi juga soal keteguhan mental dan kejernihan hati.
“Politik itu hanya untuk orang yang mentalnya kuat. Kalau tidak, pasti goyang. Jadikan guru agama, kyai, dan ulama sebagai penguat mental kita, penguat hati kita, tempat kita mengadu,” tegas Ahmad Ali.
PSI memahami kekuatan partai tidak hanya diukur dari elektoral semata, tetapi dari kualitas moral para kadernya. Dengan menjadikan nilai-nilai agama sebagai kompas, PSI berkomitmen membangun politik yang beretika, santun, dan berpihak pada kebaikan bersama.
Safari Ramadan ini sekaligus menegaskan komitmen PSI untuk menjaga moral kader — agar tetap rendah hati dalam kemenangan, tegar dalam ujian, dan selalu menjadikan nilai-nilai kebaikan sebagai landasan dalam setiap langkah politik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Firasat Aneh Kakak-Adik Korban Kapal Virgo: Minta Pakaian Dicuci Ibu hingga Ingin Tidur Bersama
-
Sopir Truk Asal Solo Jadi Korban Kapal Virgo, Ternyata Naik Pakai KTP Saudara Kembar
-
Cerita Paman Aldo, Penumpang Kapal Virgo Transport 8, Niat Bekerja untuk Bantu Orang Tuanya
-
Kisah Ahda Dhiyaurrohman, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Solo, Nekat Merantau Tanpa Restu Ortu
-
Dewi Natalia, Mantri BRI yang 14 Tahun Dampingi Pedagang dan Lawan Jerat Rentenir