- Ahmad Luthfi menyerahkan sejumlah bantuan kepada Pemerintah Kabupaten Wonogiri dan masyarakat terdampak kebakaran.
- Gubernur sudah berkoordinasi dengan Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno, terkait tempat-tempat yang dapat dibuat pasar darurat.
- Kebakaran pasar juga masih sering terjadi di sejumlah daerah, bahkan sebelumnya Pasar Telogohimo Wonogiri juga sempat terbakar.
Dalam peninjauan tersebut, Gubernur Ahmad Luthfi juga menyempatkan menyapa dan berdialog dengan para pedagang. Ia juga memberikan semangat dan meminta pedagang agar bersabar.
"Pemprov akan ikut membantu. Tetap semangat, pokoknya masyarakat kita tidak boleh terganggu," ujar Ahmad Luthfi sembari menyalami dan memeluk para pedagang.
Naning Amintasih, seorang pedagang terdampak kebakaran, bahkan terus memeluk Ahmad Luthfi dan menyampaikan keluh kesahnya. Ia menyampaikan jika kios pakaian miliknya telah ludes terbakar. Ia berharap agar pasar segera dibangun kembali dan pedagang diberikan modal meskipun kecil.
"Minta doa restu agar bisa pulih lagi. Saya mau minta bantuan, saya sudah tidak punya apa-apa. Berapapun tidak apa-apa, nanti bisa dikembangkan lagi," ujarnya.
Adapun Noviati, pedagang makanan di lantai satu, berharap pasar Kota Wonogiri segera dibangun kembali agar ia dan pedagang lainnya bisa kembali berjualan mengais rejeki.
Pun harapan dari Siswanto Legiman, pedagang buah, yang lapaknya ludes terbakar tak tersisa sama sekali. Ia tak mengharap bantuan materiil, namun meminta dengan sangat agar Pemprov Jateng dan Pemkab Wonogiri segera membangun kembali pasar yang terbakar.
“Saya mengucapkan terima kasih Pak Gubernur Ahmad Luthfi berkenan hadir ke sini. Beliau mau membantu dan memberi kontribusi kepada kita,” ungkap Siswanto.
Bu Ade, pedagang yang sudah 23 tahun berjualan di Pasar Kota Wonogiri juga berharap dari kunjungan Gubernur ditindaklanjuti segera ada perbaikan dan renovasi.
“Biar masyarakat Wonogiri bisa mengembalikan perekonomiannya kembali.
Saya sangat senang sekali atas kehadiran bapak Gubernur ke sini, berarti memperhatikan warga Wonogiri,” ungkapnya.
Baca Juga: Transaksi Soloraya Great Sale 2025 Sudah Tembus Rp10,3 Triliun, Karanganyar Tertinggi
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Polemik Pembangunan GKJ Solo: Saat Aturan Negara Justru Menjadi Hambatan Beribadah
-
Gara-gara Dua Mahasiswa Ditangkap Polisi, Aksi Demo di Solo Sempat Memanas
-
Kritik Pedas Mahasiswa untuk Pemerintah: Muak dengan Kondisi Negara, Jengkel dengan Kebijakan!
-
Sentuhan Hangat Taruna AKPOL Angkatan 60: Berbagi Ceria dan Sembako di Panti Jompo Solo
-
Penuhi Nazar, Jamaah Haji Asal Kabupaten Semarang ini Jalan Kaki dari Asrama Haji Donohudan Boyolali