- Wali Kota Solo Respati Ardi memerintahkan DLH memeriksa kinerja PT SCMPP di TPA Putri Cempo pada Senin, 27 Juli 2026.
- Pemeriksaan dilakukan karena operasional perusahaan penanganan sampah tersebut dinilai lamban dan belum memberikan dampak yang optimal.
- Evaluasi menyeluruh ini juga merupakan tindak lanjut dari aksi unjuk rasa warga untuk menelusuri dampak lingkungan sekitar.
SuaraSurakarta.id - Wali Kota Solo, Respati Ardi, memerintahkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Solo untuk melakukan pemeriksaan terhadap kinerja PT Solo Citra Metro Plasma Power (SCMPP).
Langkah tersebut dilakukan karena PT SCMPP, sebagai pihak yang menangani sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Putri Cempo, dinilai belum optimal dalam mengelola sampah.
“Di minggu ini, saya tugaskan DLH untuk mendalami dan melakukan pemeriksaan kinerja serta keamanan dari SCMPP. Hasilnya akan kita publish segera ke media,” kata Respati di kantornya, Rabu (29/7/2026).
Respati menjelaskan, evaluasi diperlukan untuk memastikan operasional TPA Putri Cempo berjalan maksimal. Ia juga mempertanyakan operasional SCMPP yang disebut berjalan selama 24 jam, namun dinilai belum memberikan dampak yang optimal.
“Malah heran kalau 24 jam, kinerjanya saya pikir lamban dari SCMPP. Kalau 24 jam ya harusnya optimal, nah ini saya kira tidak 24 jam,” bebernya.
Respati menegaskan, evaluasi tersebut juga merupakan tindak lanjut dari aksi penyampaian aspirasi masyarakat di DPRD Kota Solo beberapa waktu lalu. Pemerintah Kota Solo akan menindaklanjuti masukan tersebut agar penanganan sampah di Solo berjalan lebih optimal.
“Setelah unjuk rasa kemarin di DPRD, kami langsung melakukan tindak lanjut. Hari Rabu saya akan memimpin desk bersama masing-masing bidang di DLH untuk mempertajam penanganan persoalan persampahan,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah menyampaikan aspirasi secara terbuka. Menurutnya, seluruh masukan akan menjadi dasar dalam proses investigasi dan pengawasan terhadap kinerja pengelolaan sampah di Putri Cempo.
“Saya berterima kasih kepada rekan-rekan yang menyampaikan aspirasi kemarin. Kami akan melakukan investigasi dan pengawasan kinerja secara mendalam,” terangnya.
Baca Juga: Diprotes Ketua Gerindra soal Baliho Ulang Tahun Jokowi, Wali Kota Solo: Siap Salah!
Selain mengevaluasi aspek operasional, Pemerintah Kota Solo juga akan menelusuri dampak lingkungan yang ditimbulkan, termasuk terhadap masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan TPA Putri Cempo.
“Iya, semuanya akan kami cek, termasuk dampak lingkungan. Pihak-pihak yang terdampak juga menjadi bagian dari pendalaman. Karena itu juga menjadi salah satu aspirasi yang disampaikan saat unjuk rasa. Jadi isu lingkungan secara menyeluruh pasti menjadi fokus kami,” imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Kisah Ahda Dhiyaurrohman, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Solo, Nekat Merantau Tanpa Restu Ortu
-
Dewi Natalia, Mantri BRI yang 14 Tahun Dampingi Pedagang dan Lawan Jerat Rentenir
-
Warung Makan Non Halal di Sukoharjo Diduga Dibakar oleh OTK
-
Holding Ultra Mikro 5 Tahun, Jutaan UMKM Makin Berdaya
-
Mantan PMI Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon hingga Jantung Kota Taipei