SuaraSurakarta.id - Wali Kota Solo Respati Ardi mengaku senang banyaknya aduan masyarakat yang ditujukan kepada dirinya.
Sehingga wali kota tahu permasalahan-permasalahan yang ada di masyarakat, secepat mungkin aduan tersebut akan ditindaklanjuti.
"Ya, alhamdulillah saya sangat senang sekali. Warga lebih dekat, bisa langsung menanyakan ke saya kalau ada problem bisa langsung menanyakan hal tersebut," terangnya saat ditemui, Jumat (16/5/2025).
Respati menegaskan bahwa Solo atau Surakarta aman dan nyaman tanpa ada premanisme dan ormas-ormas. Semua berhubungan dengan baik mulai dari Kesbangpol hingga kepolisian.
"Kami membuka komunikasi dengan semuanya dan semuanya sudah kita konfirmasi tidak melakukan hal-hal seperti itu," kata dia.
Terkait adanya laporan dari pelaku usaha yang diminta uang keamanan Rp 3 juta oleh ormas, Respati menyebut itu tidak ada setelah dikroscek beberapa pihak.
"Jadi menindaklanjuti kemarin ada aduan warga yang waktu saya di jalan itu, kita sudah komunikasi terus bahkan sudah WA, sudah ditemui, dari Satreskrim sudah menemui. Itu spontanitas dari yang bersangkutan, kalau misal ada itu seperti apa, saya langsung sampaikan silahkan hubungi kami, itu ada di Lapor Mas Wali, saya sudah berikan nomor Wa juga jadi kalau ada gangguan-gangguan itu bisa terselesaikan," paparnya.
Respati menegaskan kalau soal aduan kemarin itu yang bersangkutan belum pernah ditagih.
Hanya menyampaikan jika ada penarikan seperti itu bagaimana. Untuk itu langsung dirinya langsung memberikan masukan.
Baca Juga: Ijazah Karyawan Ditahan, Wali Kota Solo Datangi Langsung Pelaku Usaha, Ini Hasilnya
"Kalau misal ada itu pasti akan kita tindak tegas dan segera melaporkan. Ini himbauan juga bagi warga yang ada hal-hal seperti itu, kami di pemkot, kepolisian dan semuanya itu bisa sebagai aduan apabila ada seperti itu. Bisa didokumentasikan, bisa menjadi bukti untuk menindak," ungkap dia.
Respati juga meminta kepada warga untuk srawung tonggo walaupun hidup diperkotaan. Ini untuk meredam dan lebih membuat kota lebih aman dan nyaman.
"Ayo kita mulaikan lagi srawung tonggo. Harus bisa bertegur sapa dengan tetangga sekitar, itu akan redakan supaya lebih aman dan nyaman lagi," lanjutnya.
Sementara itu Kapolresta Solo Kombes Pol Catur Wahyu Wibowo mengatakan sampai sekarang terus berkoordinasi sama wali kota berkaitan dengan situasi wilayah hukum Polresta Solo.
"Kami dalam kegiatan operasi aman candi ini sudah melakukan kegiatan preventif maupun penegakan hukum. Kami sudah mengamankan beberapa tempat baik itu juru parkir liar, maupun tindakan yang lain yang bersifat mengintimidasi sudah diungkap dan dirilis," jelas dia.
Kapolresta menegaskan tidak akan beri ruang untuk tindakan premanisme. Akan ditindak tegas jika itu ada.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Menkeu Purbaya Pastikan BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026: DPR Beri Tepuk Tangan!
-
Simalakama Plastik: Antara Lonjakan Harga dan Napas UMKM yang Sesak
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
Terkini
-
Dirtipideksus Bareskrim Polri Ungkap Kronologi Penangkapan Bos Judol Beromzet Miliaran
-
Pedagang Melon di Pasar Gede Solo Rasakan Peningkatan Ekonomi Sejak Ada MBG
-
Resahkan Warga, Tim Sparta Polresta Solo Amankan Pria Mabuk di Gilingan
-
Omzet Pedagang Jeruk di Solo Naik Signifikan Berkat Program MBG
-
Jokowi Tegaskan Belum Beri Restorative Justice ke Rismon Sianipar, Hanya Memaafkan