SuaraSurakarta.id - Nasib nahas dialami pria asal Kecamatan Sine, Ngawi, bernama Sigit Eko Purnomo (28). Dia meregang nyawa tersengat listrik usai memasang baliho di Jalan Matesih-Tawangmangu, tepatnya di depan RM Wati Jodo, Kecamatan Matesih, Selasa (1/10/2024) pukul 14.30 WIB.
Kapolres Karanganyar, AKBPJerrold Hendra Yosef Kumontoy melalui Kapolsek Matesih, AKP Purnomo menyampaikan, saat kejadian korban bersama dua rekannya, baru saja selesai memasang baliho ucapan selamat hari Kesaktian Pancasila.
Menurut Kapolsek, setelah memasang baliho, korban turun.
Namun nahas, pada saat turun, korban tersengat aliran listrik tegangan menengah. Korban jatuh ke bahu jalan dengan luka bakar seluruh tubuh.
"Korban meninggal di lokasi kejadian dengan luka bakar di seluruh bagian tubuh," kata Kapolsek dilansir dari Jatengnews.id--jaringan Suara.com, Rabu (2/10/2024).
Dikatakan Kapolsek, pihaknya bersama anggita TNI, relawan dan masyaralat sekitar, langsung melakukan evakuasi terhadap korban ke RSUD Karanganyar.
Sementara itu, Febriyanto (24) mengatakan, saat kejadian dia masih berada di atas bersama korban.
Diceritakannya, dia sempat mendengar suara ledakan dan percikan api di dekat lokasi pemasangan baliho.
"Saya sempat mendengar suara ledakan. Saat bersamaan, korban jatuh. Korban meninggal di lokasi mas," ucapnya.
Baca Juga: Pilkada Karanganyar: Membelot, Dua Kader Partai Golkar Pilih Dukung Rober Christanto-Adhe Eliana
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Pendidikan Asrama Gratis: Siswa Makan 3 Kali Sehari, Punya Tempat Tidur hingga Tumbler
-
Melalui Sekolah Rakyat, Anak Pedagang Cilok di Boyolali Punya Harapan Baru
-
Sekolah Rakyat Selamatkan Anak Yatim Sejak Bayi: Sempat Putus Sekolah, Hobi Tawuran
-
Berkat MBG, Pembudidaya Ikan Semangat Bekerja: Karena Pasti Laku!
-
Anak Orangtua Difabel Peroleh Pendidikan Gratis di Sekolah Rakyat: Dapat Makanan dan Pakaian