SuaraSurakarta.id - Kota Solo merupakan salah satu kota bersejarah. Banyak situs-situs bersejarah yang ada di Kota Solo.
Mulai dari masa kerajaan, kolonialisme hingga masa perjuangan dan kemerdekaan bangsa Indonesia.
Masyarakat pun bisa melihat-lihat suasana, bangunan, sudut-sudut Kota Solo tempo dulu lewat Solo.
Ada puluhan foto-foto Solo tempo dulu yang dipamerkan di Monumen Pers Solo. Pameran sendiri mulai digelar 30 Juni 2022 hingga 31 Juli 2022.
Lewat foto-foto Solo tempo dulu, masyarakat bisa melihat suasana dan sudut-sudut Solo pada masa dulu.
Tidak hanya itu, masyarakat bisa melihat bangunan-bangunan di Solo tempo dulu. Bahkan bangunan-bangunan tersebut ada yang masih kokoh berdiri hingga sekarang.
Dalam pameran foto Solo Tempo Dulu ini, ada foto-foto yang ditampilkan merupakan foto langka. Bahkan ada dalam objek foto yang sekarang sudah menjadi bagian dari sejarah, karena sudah tidak bisa lagi disaksikan langsung.
"Sangat bagus, saya bisa melihat Solo zaman dulu seperti apa. Keren pokoknya," ujar pengunjung, Triawati, Jumat (1/7/2022).
Menurutnya, dengan foto-foto Solo zaman dulu ini bisa melihat perkembangan Kota Solo dari masa ke masa.
Baca Juga: Putri Raja dari Keraton Ini Mengaku Sedih Ditolak Bertemu Dengan Ayahnya Sendiri
Jadi tahu suasana atau bangunan Solo zaman dulu dengan sekarang. Karena ada suasana atau bangunan yang sudah berubah.
"Kalau bisa sering-sering digelar, jadi biar tahu. Koleksi yang dipajang lebih banyak lagi," kata dia.
Sementara itu Kepala Monumen Pers Nasional Solo, Widodo Hastjaryo mengatakan pameran foto Solo tempo dulu ini hadir sebagai media bagi masyarakat untuk mengingat kembali tentang gambaran Kota Surakarta pada awal-awal abad ke-20 atau sekitar tahun 1900.
"Pameran ini menampilkan foto-foto kuno Kota Surakarta, yang sebagian besar koleksi KITLV," terang dia.
Selain sebagai media nostalgia, pameran foto ini diharapkan dapat menggugah masyarakat untuk ikut serta dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya serta cagar budaya di Kota Solo.
Seiring perkembangan zaman, lanjut dia, Kota Surakarta tidak hanya menjadi kota kerajaan tapi juga berkembang sebagai kota modern.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Ini Ritual Khusus Kerbau Bule Kyai Slamet Sebelum Kirab Malam 1 Suro
-
Polresta Solo Jamin Keamanan Kirab Pusaka Keraton dan Mangkunegaran Berjalan Aman dan Kondusif
-
Bukan Sekadar Edukasi, Taruna Akpol Batalyon Manggala Satya Hadirkan Air Bersih dan MCK di Solo
-
Polemik Pembangunan GKJ Solo: Saat Aturan Negara Justru Menjadi Hambatan Beribadah
-
Gara-gara Dua Mahasiswa Ditangkap Polisi, Aksi Demo di Solo Sempat Memanas