- Calon jemaah umroh khawatir atas konflik Iran-AS-Israel, mendorong beberapa ingin menunda atau membatalkan keberangkatan Maret 2026.
- Upaya pembatalan sulit dilakukan oleh calon jemaah karena administrasi seperti visa keberangkatan sudah ditetapkan sebagai paket final.
- Penyelenggara umroh memastikan keberangkatan tetap berjalan dengan mengalihkan jemaah ke tiga maskapai yang masih beroperasi.
SuaraSurakarta.id - Calon jemaah umroh merasa was-was dan khawatir dengan adanya konflik yang terjadi antara Iran dengan Amerika Serikat (AS)-Israel.
Mereka pun minta menunda dan cancel keberangkatan ke tanah suci untuk ibadah umroh.
"Ya kaget sekali karena keadaan di sana genting seperti itu, takut saya. Tadi ke sini mau cancel keberangkatan di bulan Juli atau apa," ujar salah satu calon jemaah umroh, Sarifatun saat ditemui di Kantor Dewangga Haji dan Umroh, Rabu (4/3/2026).
Rencana berangkat umroh bersama keluarga itu setelah Idul Fitri nanti, 26 Maret 2026. Tapi upaya untuk mencancel tidak bisa, karena semua administrasinya sudah beres.
"Tapi nggak boleh, karena sudah fix semua, sudah jadi visanya, apa-apa sudah jadi. Rencana berangkat 26 Maret nanti setelah lebaran," ungkap warga Pajang ini.
Sarifatun mengaku sempat takut dan khawatir seperti menyerahkan nyawa gitu. "Saya sempat takut dan khawatir, kox seperti menyerahkan nyawa gitu. Nanti singgah di Singapura juga," kata dia.
Tadi penjelasan dari petugas, lanjut dia, masih tetap berangkat. Juga menunggu berkala pihak penerbangan sana dan pemerintah.
"Kalau harapan saya penginnya dicancel setelah bulan Juli atau Agustus. Penjelasan dari petugas tetap berangkat, katanya nunggu berkala dari pemerintah sama penerbangan," sambungnya.
Pastinya bukan tanpa alasan minta dicancel keberangkatannya. Karena benar-benar takut dengan keadaan di sana.
Baca Juga: Jadwal Imsakiyah dan Waktu Salat di Surakarta 27 Februari 2026: Jangan Sampai Terlambat Sahur!
"Saya takut sekali, mengikuti informasi di sana lewat televisi. Terus ada cerita-cerita, masih ada 80 ribu orang yang belum pulang. Terus tetangga kakak saya itu katanya juga di sana, ada juga biro yang kurang tanggung jawab, katanya satu hari Rp 1 juta di sana dan itu bayar sendiri," papar dia.
Rencana berangkat umroh itu 8 orang dan itu keluarga semua. Itu nanti di Singapura satu malam, di Makkah empat hari dan di Madinah tiga hari.
"Ini hanya yakin saja, bismillah. Yang berangkat itu ponaan saya sama anaknya dua, lalu ponaan saya yang di PLN satu sama kakak saya satu, sedangkan saya berempat," jelasnya.
Sementara itu Owner Dewangga Haji dan Umroh, Her Suprabu mengatakan pemberangkatan umroh hingga saat ini masih diberangkatkan.
"Hari ini pun kita ada pemberangkatan, dua hari nanti juga ada pemberangkatan. Memang beberapa paket yang kemarin mungkin pesawatnya terkendala, kita ganti ke pesawat-pesawat yang masih jalan," papar dia.
"Ada tiga pesawat yang masih jalan. Yakni Garuda, Lion, dan SV (Saudi Arabian Airlines). Jadi kita arahkan ke sana semua, jadi alhamdulillah semua jemaah yang berangkat tetap difasilitasi," lanjutnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu Terdekat di Jakarta
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- 8 Sepatu Lari On Cloud Diskon di Planet Sports, Hemat Jutaan Rupiah
Pilihan
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
Terkini
-
Tuntas! Jaksa Eksekusi Uang Penggelapan Rp9,7 Miliar di Kasus Pegawai Bank Jateng
-
Takut dan Khawatir, Calon Jemaah Umroh di Solo Minta Cancel Pemberangkatan
-
Imbas Konflik Timur Tengah, Wali Kota Solo Kawal Kepulangan Jemaah Umrah
-
AdaKami Gandeng UNS Lewat Tech for Indonesia untuk Bangun Talenta Fintech Masa Depan
-
Listrik Dipadamkan PLN, Keraton Kasunanan Surakarta Sempat Gelap Gulita Selama 2 Hari